SERANGAN penembakan terjadi di Archer Park, dekat Pantai Bondi, Sydney, pada Minggu 14 Desember 2025. Insiden ini menewaskan 16 orang, termasuk satu pelaku, serta melukai 43 orang lainnya. Polisi menyebut pelaku merupakan ayah dan anak, yakni Sajid Akram, 50, yang tewas ditembak di lokasi dan Naveed Akram, 24, yang kini kritis di rumah sakit. Aparat dan media Australia melaporkan keduanya diduga berbaiat kepada ISIS, sehingga insiden tersebut ditetapkan sebagai aksi terorisme.

Serangan ini menyasar komunitas Yahudi yang tengah merayakan Hanukkah di kawasan dengan konsentrasi komunitas Yahudi terbesar di Sydney. Aparat menilai motif serangan bermuatan antisemitisme, seiring meningkatnya ancaman terhadap komunitas tersebut di Australia. Sejak pecahnya perang Gaza pada Oktober 2023, insiden kebencian terhadap warga Yahudi tercatat melonjak tajam, dengan lebih dari 2.000 kasus antisemit terjadi sepanjang Oktober 2023 hingga September 2024. Bentuk serangan mencakup ancaman, vandalisme, hingga kekerasan fisik, dengan target yang kian meluas dari properti keagamaan ke ruang publik, memperkuat kekhawatiran bahwa antisemitisme telah berkembang menjadi ancaman keamanan nyata.