SRI Susuhunan Pakubuwono XIII Hangabehi wafat pada Minggu, 2 November 2025, pukul 07.30 WIB di usia 77 tahun. Sebagai bentuk penghormatan, Keraton Surakarta mengirim utusan resmi ke Keraton Yogyakarta, meneruskan tradisi diplomasi antarkeraton yang telah berlangsung sejak masa Mataram Islam. Sebelum wafat, pada peringatan Tingalan Dalem Jumenengan ke-18 tahun 2022, PB XIII telah menetapkan KGPH Purbaya sebagai pewaris tahta, memastikan keberlanjutan kepemimpinan Keraton Surakarta Hadiningrat.

Dikenal sebagai raja yang merajut kembali harmoni, PB XIII berperan penting menyatukan dua kubu keraton yang sempat terpecah pascawafatnya PB XII pada 2004. Konflik yang memuncak dengan bentrokan di dalam kompleks keraton akhirnya mereda setelah upaya rekonsiliasi panjang melalui mediasi DPR RI dan Pemkot Solo pada masa kepemimpinan Joko Widodo. Puncaknya, pada 2012, KGPH Tedjowulan mengakui PB XIII sebagai raja sah, menandai berakhirnya dualisme kepemimpinan dan kembalinya kedamaian di balik tembok keraton.