DUA tahun serangan 3 yang memicu perang berdarah di Jalur Gaza, secercah harapan perdamaian akhirnya muncul. Lebih dari 67.000 warga Palestina termasuk ribuan anak dan perempuan tewas akibat serangan Israel. Kini, Hamas dan Israel sepakat menjalankan fase pertama dari rencana 20 poin yang digagas Presiden AS Donald Trump. Kesepakatan itu mencakup gencatan senjata segera, penarikan pasukan Israel dari 70 persen wilayah Gaza, pertukaran sandera dan tahanan, serta pembukaan akses kemanusiaan tanpa syarat.

Trump menyebut langkah ini sebagai awal menuju perdamaian yang kuat, langgeng, dan abadi. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyambutnya sebagai hari besar bagi Israel, sementara Hamas menegaskan tak akan mengabaikan hak-hak nasional rakyat Palestina. Meski begitu, jalan menuju damai masih panjang. Potensi sabotase dari kelompok ekstrem tetap mengintai, dan kepercayaan publik terutama di Gaza yang porak-poranda belum sepenuhnya pulih. Dunia menatap Gaza dengan harap: mungkinkah ini benar-benar awal dari akhir perang?