DALAM kurun waktu 17 Januari hingga 23 September 2025, tercatat sebanyak 6.123 kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di berbagai daerah. Data menunjukkan peningkatan signifikan sejak April dengan 1.166 kasus, lalu melonjak tajam pada Agustus (1.285 kasus) dan mencapai puncaknya pada September dengan 2.223 kasus.
Tren ini memperlihatkan adanya pola lonjakan kasus yang berulang, terutama di bulan-bulan tertentu. Dari data yang dihimpun, September menjadi periode paling mengkhawatirkan, menandai kondisi darurat dalam implementasi program MBG. Situasi ini menuntut evaluasi serius terhadap standar keamanan pangan yang disediakan bagi siswa di sekolah.




