PERTUMBUHAN penduduk Jakarta yang mencapai lebih dari 10 juta jiwa dengan kepadatan 16.155 jiwa/km2 menimbulkan tantangan dalam penyediaan hunian layak. Apalagi, terdapat keterbatasan lahan untuk pemenuhan kebutuhan tempat tinggal.
Setidaknya hanya 271 km2 dari total 664 km2 dialokasikan untuk hunian sesuai rencana detail tata ruang (RDTR). Hal itu mendorong harga tanah melonjak dan memperluas kawasan kumuh.




