Minggu 07 Februari 2016, 02:45 WIB

Korban Miras Oplosan Terus Bertambah

AU/T-2 | Nusantara
Korban Miras Oplosan Terus Bertambah

ANTARA/Anis Efizudin

 

POLISI menetapkan sepasang suami istri berinisial Sas dan Sr sebagai tersangka dalam kasus pembuatan dan peredaran minuman keras (miras) oplosan yang merenggut nyawa 20 orang. Tidak hanya korban tewas, tujuh orang lain dalam kondisi kritis akibat menenggak miras oplosan itu. Sebelumnya, korban tewas ialah 17 orang dan 10 orang kritis.

Hal itu diungkapkan Kapolres Sleman, Ajun Komisaris Yuliyanto, di Sleman, kemarin. Miras produksi suami istri warga Caturtunggal, Sleman, itu diduga terbuat dari alkohol murni yang dicampur dengan air dan perisa buah-buahan untuk memunculkan aroma dan aneka rasa buah. Akibat perbuatan mereka, Sas dan Sr diperiksa di Kantor Polres Sleman.

"Kedua tersangka sempat dibawa ke Polresta Yogyakarta karena korban berasal dari Kota Yogyakarta dan melihat locus delicti mereka menenggak miras. Namun, karena lokasi pembuatan dan penjualan miras oplosan dilakukan di rumah kedua tersangka, mereka diserahkan ke Polres Sleman untuk diperiksa," terang Yuliyanto.

Saat ini kedua tersangka berikut barang bukti berupa miras oplosan sudah ada di tangan penyidik Polres Sleman. Untuk melengkapi berkas penyidikan, polisi telah mengirim barang bukti berupa miras oplosan, sisa miras yang telah minum, dan contoh darah korban ke Laboratorium Forensik Cabang Semarang.

"Kami berharap dalam waktu dekat sudah bisa diketahui hasilnya," ujarnya. Di sisi lain, penyidik juga akan memeriksa korban yang masih hidup. Namun, pemeriksaan mendalam belum dapat dilakukan karena mereka masih dalam kondisi kritis.

"Kalau sudah pulih akan kami mintai keterangan untuk memperkuat alat bukti," ungkapnya. Polisi tidak akan menjerat kedua tersangka dengan pasal-pasal tindak pidana ringan. Sebaliknya, penyidik akan memakai pasal-pasal UU tentang Pangan, UU tentang Perlindungan Konsumen, UU tentang Kesehatan, dan KUHP dengan ancaman paling tinggi 15 tahun penjara.

Baca Juga

Antara

Covid-19 Masih Naik, Jateng Tetap Gelar PTM 100 Persen

👤Akhmad Safuan 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 23:46 WIB
KASUS covid-19 di berbagai daerah di Jawa Tengah kembali meningkat dan kini telah mencapai 1.555 warga dirawat di rumah sakit maupun...
dok.ist

Nelayan Sulsel Dukung Ganjar Presiden 2024

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 21:56 WIB
TERIKNYA mentari di pesisir Matene tak menggoyahkan semangat komunitas nelayan di Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Sulsel menyatakan dukungan...
DOK MI.

Junjung Netiket, Jadi Pejuang Antihoaks

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 21:15 WIB
Di antara netiket yaitu kompetensi mengakses informasi sesuai netiket serta menyeleksi dan menganalisis informasi saat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya