Headline

Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.

Produk Halal Pacu Kinerja Unilever

ANDHIKA PRASETYO
11/5/2016 02:36
Produk Halal Pacu Kinerja Unilever
(Foto istimewa)

DENGAN menyadari pentingnya jaminan dan sertifi kasi halal di negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, PT Unilever Indonesia Tbk konsisten mengaplikasikan sistem jaminan halal ke seluruh produk dan pabriknya di Nusantara. Governance and Corporate Affairs Director and Corporate Secretary of PT Unilever Indonesia Tbk Sancoyo Antarikso mengungkapkan pengaplikasian jaminan halal secara bertahap telah dilakukan sejak 1994. Unilever pun menjadi perusahaan pertama yang mendapat sertifikasi halal Majelis Ulama Indonesia. “Unilever telah menjadi bagian dari masyarakat Indonesia selama 82 tahun. Karena itu, bagi kami, kualitas dan keamanan produk menjadi prioritas utama yang tidak pernah kami kompromikan,” ujar Sancoyo di Jakarta, Selasa (10/5). Pilihan Unilever itu pun berimbas positif ke kinerja perusahaan. Dengan mendapatkan jaminan halal, Sancoyo menyebut kinerja perusahaan menjadi lebih bagus, tidak hanya dari segi pendapatan, tapi juga dalam pelayanan terhadap masyarakat.

Unilever Indonesia, sepanjang kuartal pertama 2016, meraih total penjualan senilai Rp9,98 triliun. Jumlah itu tumbuh 6% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu sebesar Rp9,41 triliun. Namun, kendati penjualan meningkat, Unilever Indonesia mengalami penurunan laba. Pada kuartal pertama tahun ini, Unilever Indonesia mencatat laba sebesar Rp1,57 triliun, turun 1,2% dari tahun lalu di periode yang sama, Rp1,59 triliun. Negatifnya perolehan laba itu diakibatkan adanya pembengkakan beban yang harus ditanggung perusahaan. Beban pemasaran dan penjualan naik 8,7% dari Rp1,83 triliun menjadi Rp1,99 triliun. Di sisi lain, total aset perusahaan itu tercatat sebesar Rp16,6 triliun, naik 5,7% dari Rp15,7 triliun pada akhir Desember 2015. Untuk akhir tahun ini, Unilever menargetkan pendapatan sebesar Rp41,32 triliun dan laba Rp6,72 triliun.

Delapan pabrik halal Saat ini, delapan pabrik Unilever di Indonesia sudah memiliki status halal. Delapan pabrik itu meliputi pabrik pasta gigi, pabrik sabun mandi, pabrik Dove, pabrik es krim, pabrik cairan perawatan tubuh dan kebutuhan rumah tangga, pabrik margarin, dan pabrik teh. Pabrik produk bumbu untu k kebutuhan rumah tangga saat ini tengah dalam proses mendapatkan status halal dan ditargetkan akan selesai pada tahun ini. “Kendati masih dalam proses dan belum mendapatkan sertifikasi, semua produk yang kami ciptakan menggunakan bahan bahan yang baik dan halal. Sertifikasi hanya untuk menjamin dan memberi kepastian serta rasa aman kepada masyarakat,” pungkas Sancoyo.

Wakil Direktur LPPOM MUI Muti Arintawati menyambut baik langkah Unilever yang sejak awal telah mendaftarkan untuk mendapatkan sertifi kasi halal secara sukarela. “Kami mengapresiasi inisiatif dan komitmen Unilever Indonesia dalam mengupayakan dan menjaga konsistensi jaminan halal pada setiap pabrik dan produk,” ujar Muti. (E-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya