Apple Watch Kini Bisa Deteksi Hipertensi, Begini Cara Pakainya!
KABAR gembira bagi pengguna ekosistem Apple di tanah air. Apple resmi merilis fitur Pemberitahuan Hipertensi untuk pengguna Apple Watch di Indonesia. Fitur ini menjadi terobosan penting mengingat 40% penderita darah tinggi di dunia sering kali tidak menyadari kondisi mereka karena absennya gejala fisik yang jelas.
Deteksi Tanpa Perlu Tensimeter Digital
Berbeda dengan alat kesehatan konvensional, Apple Watch tidak "mengukur" angka tekanan darah secara langsung. Sebaliknya, fitur ini bekerja di latar belakang menggunakan:
- Optical Heart Sensor: Menganalisis pola kontraksi dan ekspansi pembuluh darah pada setiap detak jantung.
- Machine Learning: Algoritma canggih yang memantau konsistensi data selama 30 hari.
- Notifikasi Pintar: Jika ditemukan pola kuat yang mengarah pada tekanan darah tinggi, jam tangan akan mengirimkan peringatan kepada pengguna.
Syarat dan Kompatibilitas
Karena merupakan fitur kesehatan yang diregulasi ketat, Apple menetapkan beberapa kriteria pengguna:
- Berusia minimal 22 tahun.
- Sedang tidak hamil.
- Belum pernah didiagnosis menderita hipertensi sebelumnya.
Fitur ini tersedia bagi pengguna Apple Watch Series 9 (atau lebih baru) dan Apple Watch Ultra 2 ke atas. Pastikan iPhone Anda sudah menggunakan iOS 26 atau versi terbaru.
Langkah Aktivasi Fitur
Bagi pengguna yang ingin mengaktifkan "asisten kesehatan" ini, berikut langkah-langkahnya:
- Buka aplikasi Kesehatan (Health) di iPhone.
- Ketuk ikon profil di pojok kanan atas.
- Pilih Daftar Periksa Kesehatan di bawah kolom Fitur.
- Klik Notifikasi Hipertensi dan ikuti instruksi konfirmasi usia di layar.
- Selesai. Apple Watch akan mulai bekerja memantau kondisi Anda secara otomatis.
Apple menegaskan bahwa fitur ini bukan pengganti diagnosis medis. Jika notifikasi muncul, pengguna sangat disarankan untuk:
- Melakukan pencatatan tekanan darah secara manual selama 7 hari.
- Segera berkonsultasi dengan dokter profesional untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Fitur ini divalidasi melalui studi klinis terhadap lebih dari 2.000 peserta dan diperkirakan mampu membantu lebih dari 1 juta orang mendeteksi hipertensi yang tidak terdiagnosis dalam tahun pertama perilisannya.
Sumber: MacRumors