Jadwal Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Debut John Herdman di GBK
TAHUN 2026 menandai babak baru bagi sepak bola Indonesia sebagai satu tuan rumah yang ditunjuk FIFA untuk ajang FIFA Series 2026 di kawasan Asia, Simak jadwal Timnas Indonesia yang bersiap menjamu tamu-tamu dari berbagai belahan dunia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Turnamen ini bukan sekadar laga persahabatan biasa. FIFA Series dirancang untuk mempertemukan negara-negara dari konfederasi berbeda yang jarang bertemu. Bagi Skuad Garuda, ini adalah ujian perdana bagi pelatih anyar asal Inggris, John Herdman, yang baru saja resmi menukangi timnas.
Format Turnamen FIFA Series 2026
FIFA Series 2026 di Jakarta menggunakan format sistem gugur (knockout) yang melibatkan empat negara dari konfederasi berbeda:
- Indonesia (AFC - Tuan Rumah)
- Bulgaria (UEFA)
- Saint Kitts and Nevis (CONCACAF)
- Kepulauan Solomon (OFC)
Setiap tim akan bermain dua kali. Pemenang di laga pertama akan melaju ke final, sementara tim yang kalah akan memperebutkan peringkat ketiga.
Jadwal FIFA Series 2026 Jakarta
Seluruh pertandingan akan diselenggarakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Berikut adalah jadwal lengkapnya:
| Hari/Tanggal | Waktu (WIB) | Pertandingan |
|---|---|---|
| Jumat, 27 Maret 2026 | 15.30 | Bulgaria vs Kepulauan Solomon |
| Jumat, 27 Maret 2026 | 20.00 | Indonesia vs Saint Kitts and Nevis |
| Senin, 30 Maret 2026 | 15.30 | Perebutan Tempat Ketiga |
| Senin, 30 Maret 2026 | 20.00 | Final FIFA Series 2026 |
Menanti Racikan John Herdman dan Kembalinya Elkan Baggott
Salah satu sorotan utama dalam FIFA Series kali ini adalah komposisi skuad. Pelatih John Herdman memanggil 41 pemain dalam daftar sementara, termasuk kembalinya bek jangkung Elkan Baggott yang sempat absen cukup lama dari panggilan tim nasional.
Selain itu, kehadiran pemain kunci seperti Emil Audero, Kevin Diks, dan Ole Romeny diprediksi akan memberikan dimensi baru bagi permainan Indonesia. Laga melawan Saint Kitts and Nevis (peringkat 154 FIFA) diharapkan menjadi momentum bagi Herdman untuk mencoba eksperimen taktik sebelum menghadapi lawan yang lebih berat seperti Bulgaria (peringkat 88 FIFA) di laga potensial final.
(H-4)