Galatasaray vs Juventus : Kalah 5-2, Luciano Spalletti Sesalkan Performa Permainan


Penulis:  Media Indonesia - 18 February 2026, 07:19 WIB
Juventus FC

PELATIH Juventus Luciano Spalletti dan pemain Teun Koopmeiners berbicara kepada media setelah pertandingan Liga Champions antara Galatasaray vs Juventus. Si Nyonya Besar tumbang 5-0, malam tadi (17/2).

Ia mengatakan performa tim jauh menurun bahkan ia merasa ada kemunduran bagi Juventus. 

“Malam ini, performa kami menurun; kami mundur tiga langkah. Kami gagal memahami kesulitan dan bahaya dari apa yang kami lakukan. Jika kualitas permainan kami kurang, kami selalu berisiko secara defensif. Kami akan berusaha melakukan analisis yang tepat menjelang pertandingan balasan," ucap dia seperti dikutip dari situs resmi Juventus, Rabu (18/2).

Sedangkan Teun Koopmeiners mengatakan Juventus bermain apik di babak pertama. Namun, setelah turun minum semua menjadi buruk.  Tim tuan rumah Galatasaray membalikkan keadaan.

“Kami bermain bagus di babak pertama, tapi babak kedua benar-benar buruk; semuanya berjalan sangat buruk. Ada pertandingan lain minggu depan, kita perlu mengevaluasi bagaimana pertandingan hari ini berlangsung dan berusaha mencetak setidaknya tiga gol," ujar Koopmeiners mengomentari pertandingan usai laga Galatasaray vs Juventus.

Juventus memimpin 2-1 berkat dua gol Teun Koopmeiners, namun penampilan buruk Juan Cabal yang mendapat kartu merah dan dua gol Noa Lang membuat mereka harus menghadapi tantangan berat di babak playoff Liga Champions.

Bianconeri bertandang ke Istanbul tanpa Jonathan David, Emil Holm, Dusan Vlahovic, dan Arek Milik, namun Khephren Thuram kembali setelah absen dalam kekalahan kontroversial 3-2 dari Inter. Weston McKennie ditempatkan sebagai False 9 yang mengejutkan, didampingi oleh Kenan Yildiz dan Francisco Conceicao. 

Tuan rumah yakni Galatasaray kehilangan Mario Lemina yang diskors, namun dapat mengandalkan mantan bintang Serie A Victor Osimhen, Mauro Icardi, Noa Lang, dan Lucas Torreira. Leg kedua antara Galatasaray vs Juventus di Turin akan digelar pada 25 Februari. (H-4)