Real Madrid Vs Monaco 6-1: Alvaro Arbeloa Puji Komitmen dan Kebangkitan Trio Lini Depan
PELATIH anyar Real Madrid, Alvaro Arbeloa, meluapkan kegembiraannya setelah menyaksikan anak asuhnya melumat AS Monaco 6-1 di Santiago Bernabeu, Rabu (21/1).
Di mata Arbeloa, kemenangan telak di ajang Liga Champions ini bukan sekadar soal poin, melainkan pembuktian komitmen dari para pemain bintangnya yang belakangan dihujani kritik.
Arbeloa secara khusus memberikan pembelaan bagi Vinicius Junior, yang sempat menerima siulan ejekan dari pendukung sendiri di awal laga.
Ia menegaskan bahwa pemain asal Brasil itu adalah sosok emosional yang membutuhkan dukungan moral untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya.
"Saat Bernabeu mendukungnya, dia tidak terhentikan. Dia adalah pemain paling berbahaya yang ada. Jika kita ingin berburu gelar, kita butuh Vinicius," tegas Arbeloa dikutip dari ESPN.
Pelatih yang menggantikan posisi Xabi Alonso itu juga menyentuh sisi personal hubungannya dengan para pemain. Vinicius, yang mencetak satu gol dan tiga assist, terlihat langsung memeluk Arbeloa dalam perayaan golnya.
"Pelukan yang dia (Vinicius) berikan kepada saya sebenarnya ditujukan untuk seluruh Madridista yang tetap setia mendampinginya di saat sulit. Vini perlu merasa dicintai oleh para penggemar," tambahnya.
Tak hanya Vinicius, Arbeloa juga menyoroti etos kerja luar biasa yang ditunjukkan Jude Bellingham dan Kylian Mbappe. Bellingham, yang juga sempat menjadi sasaran kritik atas kehidupan pribadinya, merespons dengan mencetak gol penutup disertai selebrasi ikonik.
"Hari ini saya melihat Bernabeu mendukung Vini, Kylian, dan Jude. Semua memberikan upaya besar. Kerja keras Bellingham sangat luar biasa, intensitas larinya tidak normal. Itulah yang kami butuhkan, sebuah tim yang berkomitmen," kata Arbeloa dengan nada puas.
Menurut Arbeloa, kembalinya keharmonisan antara pemain dan publik Bernabeu menjadi kunci bagi Madrid untuk keluar dari masa sulit setelah kegagalan di Piala Super Spanyol dan Copa del Rey. Kemenangan ini membawa Los Blancos mengoleksi 15 poin dan menjaga asa lolos otomatis ke babak 16 besar.
"Ketika Bernabeu berada di belakang tim, Madrid akan menjadi tim yang jauh lebih baik. Itulah yang kami butuhkan untuk menghadapi malam-malam besar lainnya," pungkasnya. (Ndf/I-1)