Manchester City Dipermalukan Bodo/Glimt, Pep Guardiola Desak Perubahan Dinamika Tim


Penulis: Khoerun Nadif Rahmat - 21 January 2026, 10:17 WIB
mancity.com

KRISIS yang melanda Manchester City kian memburuk setelah raksasa Liga Primer Inggris itu dipaksa bertekuk lutut di hadapan tim gurem asal Norwegia, Bodo/Glimt, pada lanjutan Liga Champions, Rabu (21/1). 

Kekalahan memalukan 1-3 di Stadion Aspmyra tersebut memicu alarm bahaya bagi manajer Pep Guardiola untuk segera membenahi performa anak asuhnya.

Tuan rumah tampil tanpa beban dan berhasil mengoyak pertahanan City melalui dwigol Kasper Hogh di babak pertama, disusul sumbangan gol Jens Petter Hauge selepas jeda. 

Meski Rayan Cherki sempat memperkecil ketertinggalan, kartu merah yang diterima Rodri akibat akumulasi dua kartu kuning membuat upaya The Citizens untuk bangkit menjadi mustahil.

Kemenangan itu menjadi tinta emas bagi Bodo/Glimt, klub dari kota kecil berpenduduk 55.000 jiwa, yang sukses mencatatkan kemenangan perdana mereka di fase grup Liga Champions dengan menumbangkan jawara Eropa 2023.

Menanggapi hasil minor tersebut, Pep Guardiola mengakui timnya sedang berada dalam periode sulit. Ia menepis anggapan telah meremehkan lawan, namun mengakui adanya masalah konsistensi dan mentalitas yang sedang menghinggapi skuadnya sejak pergantian tahun.

"Segala sesuatunya seolah berbalik melawan kami. Kami kehilangan pemain-pemain kunci yang biasanya memberikan stabilitas, dan saat ini tim terasa sedikit rapuh," ujar Guardiola.

Ia juga menekankan pentingnya perubahan cepat mengingat jadwal padat yang menanti. City kini wajib menang di laga terakhir fase grup melawan Galatasaray jika ingin mengamankan tiket otomatis ke babak 16 besar.

Keterpurukan di kompetisi Eropa ini sejalan dengan performa buruk mereka di kancah domestik. City tercatat belum memenangi satu pun dari empat laga terakhir di Liga Primer, termasuk kekalahan 0-2 dari Manchester United yang membuat mereka tertinggal tujuh poin dari Arsenal di puncak klasemen.

Sepanjang tahun 2026, kemenangan City hanya diraih saat melawan tim kasta ketiga Exeter di Piala FA dan Newcastle di semifinal Piala Liga. 

Situasi itu pun kian pelik bagi Rodri, yang tampak masih kesulitan menemukan bentuk permainan terbaiknya setelah sempat absen lama akibat cedera lutut serius musim lalu.

"Rasanya segala sesuatu yang bisa berjalan salah, benar-benar terjadi. Itu adalah fakta yang harus kami terima dan segera kami ubah," pungkas Guardiola. (H-2)