Gunung Marapi Erupsi , Semburkan Abu 1,5 Kilometer ke Udara
GUNUNG Marapi erupsi di Sumatera Barat, Minggu (1/3), pukul 15.11 WIB. Tinggi kolom abu teramati mencapai sekitar 1.500 meter di atas puncak atau ±4.391 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah tenggara. Berdasarkan rekaman seismograf, erupsi memiliki amplitudo maksimum 29,8 mm dengan durasi sekitar 1 menit 8 detik.
Informasi ini bersumber dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) melalui Badan Geologi dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), serta laporan resmi dari Pos Pengamatan Gunungapi Marapi.
Saat ini, Marapi berada pada Status Level II (Waspada). Masyarakat, pendaki, dan wisatawan diminta tidak memasuki radius 3 kilometer dari pusat aktivitas di Kawah Verbeek.
Warga yang tinggal di sekitar lembah dan bantaran sungai yang berhulu di puncak Marapi juga diimbau mewaspadai potensi lahar, terutama saat musim hujan. Material vulkanik yang terbawa air hujan dapat memicu banjir lahar di aliran sungai.
Jika terjadi hujan abu, masyarakat diminta menggunakan masker guna menghindari gangguan pernapasan (ISPA). Seluruh pihak juga diingatkan untuk tidak menyebarkan informasi bohong (hoaks) dan selalu mengikuti arahan resmi pemerintah daerah.
Pemerintah daerah Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam diminta terus berkoordinasi dengan PVMBG dan Pos Pengamatan Gunungapi Marapi guna memperoleh informasi terkini.
Perkembangan aktivitas Gunung Marapi dapat dipantau melalui situs resmi Badan Geologi dan PVMBG, serta aplikasi Magma Indonesia. (H-4)