Cahaya Kedamaian Imlek 2577 di Vihara Budi Asih, Kelenteng Tertua Purwakarta
SUASANA khidmat dan penuh kedamaian menyelimuti Vihara Budi Asih, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Senin (16/2) malam. Ratusan umat Konghucu memadati kelenteng yang didominasi warna merah tersebut untuk melaksanakan ibadah sembahyang menyambut Tahun Baru Imlek 2577.
Sebagai satu-satunya kelenteng di Kabupaten Purwakarta, Vihara Budi Asih, yang terletak di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Nagri Tengah, menjadi pusat perhatian.
Bangunan bersejarah ini kini telah menginjak usia 108 tahun, sebuah warisan leluhur yang masih berdiri kokoh sebagai simbol keberagaman di tengah kota.
Di bawah temaram cahaya lampion dan lilin, kepulan asap dupa membawa untaian doa dari para jemaat.
Dalam perayaan malam tahun baru di Tahun Kuda Api ini, warga Tionghoa yang hadir menggantungkan harapan besar agar hari-hari mendatang membawa lebih banyak keberkahan dan kedamaian.
Ketua Yayasan Budi Asih, Nelsen Rusli, menekankan nilai historis dari bangunan ini. Ia menjelaskan bahwa vihara tersebut merupakan warisan berharga yang harus terus dijaga.
"Usia Vihara Budi Asih di perayaan tahun baru Imlek kali ini telah menginjak 108 tahun," jelas Nelsen Rusli.
Lebih lanjut, Nelsen berharap momentum Imlek tahun ini membawa perubahan positif bagi kehidupan masyarakat.
Ia menambahkan bahwa dengan perayaan Imlek di tahun ini diharapkan akan lebih baik lagi dibanding tahun sebelumnya, juga diberikan kesehatan, keselamatan, kekuatan, dan kebahagiaan selamanya.
Jaminan Keamanan Ibadah
Keamanan menjadi prioritas utama guna memastikan umat dapat beribadah dengan tenang. Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, turun langsung memantau situasi di lapangan.
Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, pihak kepolisian mengerahkan puluhan personel untuk berjaga di area vihara.
Sebanyak 50 personel Polres Purwakarta ditempatkan di titik-titik strategis untuk mengawal prosesi ibadah malam pergantian tahun tersebut. Upaya ini dilakukan guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh jemaat yang hadir.
"Pihak kepolisian dari Resort Purwakarta menempatkan 50 personilnya untuk menjaga selama prosesi malam tahun baru Imlek di Vihara, agar memberi rasa aman dan nyaman," kata AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya usai memantau langsung suasana di lokasi.
Hingga tengah malam, rangkaian ibadah berlangsung dengan tertib. Kehadiran personel kepolisian yang bersiaga di sekitar Jalan Ahmad Yani memastikan perayaan malam Imlek di kelenteng tertua Purwakarta ini berakhir dengan penuh harmoni. (Z-1)