Mendag Budi Santosa Pantau Harga Kebutuhan Pokok di Sukoharjo, Belum Ada Kenaikan Berarti Kecuali Cabai Rawit


Penulis:  Widjajadi - 10 February 2026, 13:14 WIB
MI/WIDJAJADI

PANTAU situasi pergerakan harga dan ketersediaan kebutuhan pokok menjelang Ramadan, Menteri Perdagangan ( Mendag ) Budi Santoso datangi Pasar Cuplik, Sukoharjo, Selasa (10/2/2026).

"Kalau kita lihat tadi, harganya secara umum masih bagus, terkendali dan stabil," tutur Mendag Budi usai peninjauan langsung bersama pejabat Disdag Sukoharjo .

Dia mencontohkan harga beras SPHP masih berada pada kisaran normal Rp 12.500. Bahan pokok penting lain, seperti  bawang merah ada di kisaran Rp34.000 per kilogram, atau masih dibawah harga acuan yang mencapai Rp41.500. 

Bawang putih juga terpantau stabil di harga Rp32.000/kg, juga nasih di bawah harga acuan Rp38.000. Untuk komoditas protein, harga ayam berada di kisaran Rp40.000 per kilogram.

Minyak goreng ada di kisaran Rp57.000. "Di luar MinyakKita juga banyak minyak goreng merek lain. Jadi nanti kita minta produsen tetap memperbanyak yang namanya second brand, yakni minyak yang sertifikatnya MinyakKita,” kata dia.

Ketika disinggung harga cabai yang melesat naik, Mendag tidak bisa menutupi. Harga cabai rawit dipatok Rp80 ribu, dari harga sepekan sebelumnya yang masih dalam kisaran Rp50 ribu.

Kenaikan aneka cabai,khusus cabai rawit merah ini dipicu faktor cuaca yang kurang mendukung sehingga menyulitkan petani dalam proses panen. Namun sisi ketersediaan tidak masalah dan lancar.

“Faktornya itu saja. Tapi ketersediaan dan pasokan barang ada semua, harga terjamin,” lugas Mendag Budi Santosa.

Saat ini, beber dia, pemerintah terus melakukan penataan pasar, sebagai tindaklanjut instruksi Presiden Prabowo Subianto usai pencanangan  Gerakan Indonesia ASRI yang mengusung konsep aman, sehat, bersih, dan indah. 

Kementerian Perdagangan terus mendorong Gerakan Nasional Membersihkan Pasar Nusantara (Gernas Mapan) di pasar seluruh Indonesia, yakni pasar harus bersih dan indahm

“Ya sebab, pasar itu tidak hanya untuk tempat belanja sayur, tapi juga bisa untuk sarapan dan aktivitas lainnya,” imbuh Budi Santosa seraya menambahkan keberadaan pasar sebaiknya mendujung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pemerintah yakin, bahwa Makan Bergizi Gratis (MBG) dan dampaknya terhadap pasar akan memberikan efek positif. 

Keinginan pemerintah lewat Kemendag menjelang Ramadan dan Lebaran 2026 adalah agar harga harga teyap stabil. "Stabilitas harga di pasar tetap terjaga, baik untuk kebutuhan masyarakat umum maupun untuk kebutuhan penjualan MBG," ketua dia lagi. (H-2)