Longsor di Watukumpul Pemalang Tutup Jalan, 1 Warga Tewas
AKIBAT cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang di Pantura Jawa Tengah, bencana tanah longsor terjadi di Watukumpul, Kabupaten Pemalang yang menimpa rumah warga. Longsor di Watukumpul Pemalang itu menutup ruas jalan. Satu anak berusia 9 tahun tewas tertimpa material tanah longsor.
Pemantauan Media Indonesia, Sabtu (7/2) ratusan warga di Desa Jojogan, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang bersama petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kementerian Pekerjaan Umum, TNI dan Polri melakukan pembersihan material longsor di Watukumpul yang menutupi ruas jalan dan sebuah rumah warga.
Longsor di Watukumpul membuat tebing setinggi 10 meter, Jumat (6/2) sore menimbun seorang anak berinisial KP,9. Ia meninggal dunia, sedangkan ibunya Y, 35, selamat meskipun luka-luka serta trauma.
"Benar, longsor terjadi di Desa Jojogan, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang selain menutup ruas jalan juga menimpa rumah warga dan satu korban meninggal dunia," kata Kepala Polres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana, Sabtu (7/2).
Korban meninggal, ungkap Rendy Setia Permana, akibat bangunan rumah yang ditempati tertimpa material longsor di Watukumpul.
Korban meninggal dunia lonsor di Watukumpul, menurut Rendy Setia Permana, telah berhasil dievakuasi oleh petugas dan warga. Korban disemayamkan di rumah Kepala Desa Jojogan. Sedangkan ibunya dilarikan ke Puskesmas Watukumpul untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Pemalang Misdiyanto mengatakan bencana longsor di Watukumpul tersebut terjadi akibat hujan lebat yang mengguyur kawasan tersebut sejak siang. Hujan mengakibatkan tebing tidak kuat menahan guyuran air hujan sehingga longsor ke bawah dan menimpa bangunan rumah serta menimbun jalan desa.
Selain mengevakuasi korban longsor di Watukumpul, lanjut Misdiyanto, warga bersama petugas gabungan melakukan aksi pembersihan material longsor. (H-4)