Cegah Konflik, Pemkab Tetapkan Titik Kumpul Ojol dan Opang di Stasiun Klaten
PEMERINTAH Kabupaten Klaten menggelar sosialisasi titik kumpul/pejemputan penumpang bagi pengemudi ojek online (ojol) dan pengemudi ojek pangkalan (opang) di Stasiun Klaten. Sosialisasi yang diadakan di area Stasiun Klaten, Jumat (23/1), dihadiri Bupati Hamenang Wajar Ismoyo, Pj Sekda Jaka Purwanto, Kepala OPD, dan Kepala Stasiun Klaten Fatkkurohman.
Pemkab Klaten menetapkan titik penjemputan penumpang bagi ojol di stasiun tersebut, adalah untuk mencegah perseteruan atau konflik antara pengemudi ojol dan pengemudi opang di Stasiun Klaten Titik kumpul pengemudi ojol ditetapkan di sisi timur stasiun di Alfamart dan di pintu keluar parkir motor di Jl Dewi Sartika. Kemudian, titik kumpul opang di area pohon beringin atau sisi barat stasiun.
Bupati Hamenang saat ditemui Media Indonesia menjelaskan, penetapan titik kumpul pengemudi ojol dan pengemudi opang untuk mencegah perseteruan atau konflik masalah penjemputan penumpang. Dinas Perhubungan Klaten pun pernah menggelar mediasi yang diikuti perwakilan ojol dan opang. Mereka menyepakati titik pejemputan ojol di Alfamart dan pintu keluar parkir motor di Jl Dewi Sartika.
"Kami berharap dengan diadakan sosialisasi penetapan titik kumpul/penjemputan penumpang di Stasiun Klaten dapat dipahami dan dipatuhi dengan baik oleh pengemudi ojol,” kata Hamenang.
Sosialisasi titik kumpul pengemudi ojol di area Stasiun Klaten diakhiri dengan makan soto lesehan bersama.
“Terima kasih Mas Bupati, kapan lagi kita makan bersama,” ucap salah satu pengemudi ojol. (JS/E-4)