Sambut Imlek 2026, Monas Suguhkan Video Mapping dan Air Mancur Menari hingga Malam


Penulis: Basuki Eka Purnama - 16 February 2026, 10:54 WIB
ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta menjadikan Monumen Nasional (Monas) sebagai salah satu pusat perayaan Tahun Baru Imlek 2026. 

Guna memfasilitasi antusiasme masyarakat, pengelola Monas memberlakukan perpanjangan jam operasional kawasan serta menyajikan atraksi visual khusus pada Senin (16/2) dan Selasa (17/2).

Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monas, Muhammad Isa Sarnuri, menjelaskan bahwa selama dua hari tersebut, kawasan Monas akan dibuka mulai pukul 06.00 hingga 22.00 WIB. 

Jadwal ini serupa dengan jam operasional akhir pekan, guna memberi ruang lebih luas bagi warga yang ingin merayakan suasana Imlek di jantung ibu kota.

"Untuk tanggal 16 dan 17 Februari 2026," kata Muhammad Isa Sarnuri saat dihubungi di Jakarta, Senin (16/2).

Meski kawasan terbuka hingga malam hari, jam operasional untuk Tugu Monas tetap mengikuti jadwal reguler, yakni pukul 08.00-18.00 WIB. 

Pengunjung yang ingin naik ke puncak atau melihat museum di dalam tugu diimbau memperhatikan waktu penutupan loket pada pukul 17.00 WIB.

Daya Tarik Teknologi dan Budaya

Sesuai arahan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Monas tahun ini mengusung konsep perpaduan tradisi dan modernitas. 

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyebutkan bahwa Monas akan menjadi ruang ekspresi budaya berbasis teknologi melalui gelaran video mapping dan instalasi seni.

Khusus pada hari Senin dan Selasa ini, pengunjung dapat menikmati pertunjukan gratis di sisi selatan Silang Monas dengan jadwal sebagai berikut:

  • Video Mapping: Pukul 19.30 WIB dan 20.30 WIB.
  • Air Mancur Menari: Pukul 20.00 WIB dan 21.00 WIB.

Imbauan bagi Pengunjung

Pihak pengelola memprakirakan arus kunjungan akan mencapai 20 ribu hingga 40 ribu orang per hari. 

Mengingat tingginya potensi kepadatan dan kondisi cuaca yang sering turun hujan selama musim Imlek, Isa mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan tertib.

"Ikuti ketentuan yang disampaikan oleh petugas, buang sampah pada tempatnya, persiapkan payung atau jas hujan, karena Imlek biasanya hujan," ujar Isa.

Perayaan Imlek di Monas ini merupakan bagian dari rangkaian besar kegiatan Imlek 2026 di Jakarta yang berlangsung sejak Februari hingga awal Maret. 

Selain di Monas, Pemprov DKI Jakarta juga telah menyiapkan berbagai pentas seni budaya, instalasi visual, serta pertunjukan kolosal di sejumlah lokasi strategis lainnya di ibu kota. (Ant/Z-1)