Gubernur Jabar Tegaskan Wisata Alam Harus Gratis, Warga Diminta Tolak Parkir Liar


Penulis: Sugeng Sumariyadi - 10 February 2026, 20:45 WIB
MI/Putri Anisa Yuliani

KEINDAHAN alam Jawa Barat mampu mengundang wisatawan dalam dan luar negeri untuk datang. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen menjaga dan menghadirkan keindahan alam agar dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat tanpa diskriminasi, baik kaya maupun miskin.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa keindahan alam tersebut harus bisa dinikmati bersama, tanpa adanya pungutan liar atau penguasaan oleh kelompok tertentu. Untuk itu, dia mengingatkan masyarakat agar tidak melayani dan tidak memberikan uang kepada tukang parkir liar yang kerap muncul setelah suatu lokasi menjadi ramai dan indah.

Kondisi tersebut dinilai merusak keindahan dan sering kali membuat suatu spot wisata hanya ramai sesaat, kemudian ditinggalkan dalam keadaan kotor dan tak terurus. “Seringkali spot seperti itu muncul sesaat, kemudian hilang dan ditinggalkan, seperti bangkai yang tak ada orang mempedulikan,” tegasnya.

KDM mengungkapkan Jabar memiliki keindahan alam, mulai dari gunung yang menjulang tinggi, hamparan kebun teh yang membentang bak permadani, sawah yang luas, hingga laut yang bergemuruh sebagai anugerah sekaligus keberkahan yang memiliki nilai estetika tinggi.

"Setiap ruang publik dan destinasi alam yang dihadirkan bukan untuk kepentingan sekelompok orang, melainkan untuk semua orang. Karena itu, keindahan yang sudah tercipta harus dirawat dan dijaga bersama, agar dapat dinikmati secara berkelanjutan oleh generasi sekarang maupun mendatang," tegasnya.

Dedi berharap kesadaran kolektif masyarakat dapat tumbuh, sehingga keindahan alam Jawa Barat tetap lestari, tertib, bersih, dan benar-benar menjadi milik bersama. (SG