Buka Peluang Kerja, Disnakertrans Kabupaten Sukabumi Jaga Investasi Sehat dan Berkelanjutan
PEMERINTAH Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menjaga iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan. Sebab, investasi akan berbanding lurus dengan penyerapan tenaga kerja.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi, Sigit Widarmadi, menjelaskan investasi merupakan salah satu instrumen yang memiliki peran strategis mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pasalnya, selain bisa menarik modal, investasi juga bisa menjadi celah membuka selebar-lebarnya lowongan pekerjaan.
"Semakin banyak investasi yang masuk ke Kabupaten Sukabumi, maka peluang kerja dan kesejahteraan masyarakat juga akan semakin terbuka lebar," katanya, Rabu (4/2).
Karena itu, menurut dia, pemerintah daerah terus berupaya agar iklim investasi bisa berjalan dengan sehat dan berkelanjutan. Diperlukan koordinasi dan komunikasi yang baik antarpemangku kepentingan, terutama perusahaan dan para buruh.
"Pada prinsipnya, kita harus bersama-sama bisa menjaga kondusivitas daerah, sehingga investasi akan berjalan dengan sehat dan berkelanjutan," tuturnya.
Investasi yang sehat dan berkelanjutan tak hanya berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi. Lebih dari itu bisa menciptakan efek berantai berupa peningkatan lapangan pekerjaan dan pergerakan sektor usaha lainnya di daerah.
Sigit menekankan pentingnya penyelesaian masalah hubungan industrial secara dialogis. Setiap permasalahan yang muncul diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah agar menghasilkan solusi terbaik sehingga menguntungkan semua pihak.
"Ketika ada permasalahan, mari kita cari solusi terbaik atau win-win solution. Dengan begitu, iklim usaha tetap kondusif dan hubungan industrial tetap harmonis," imbuhnya.
Sigit berharap sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan pekerja dapat terus diperkuat demi menjadikan Kabupaten Sukabumi sebagai daerah yang ramah investasi.
"Dengan investasi, mudah-mudahan Kabupaten Sukabumi akan lebih baik lagi dari sisi peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.