PBB: Lagi, Tiga Personel UNIFIL/TNI Terluka di Libanon


Penulis: Ferdian Ananda Majni - 04 April 2026, 15:52 WIB
Bakom RI

PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) memastikan tiga personel penjaga perdamaian yang terluka akibat ledakan terbaru di Libanon selatan merupakan prajurit asal Indonesia. Insiden itu terjadi di tengah rangkaian serangan yang dalam beberapa hari terakhir juga merenggut nyawa personel Indonesia di wilayah yang sama.

Pasukan Sementara PBB di Libanon (UNIFIL) menyatakan ledakan terjadi di dalam fasilitas PBB dekat El Adeisse pada Jumat sore. Tiga personel asal Indonesia langsung dilarikan ke rumah sakit, dengan dua di antaranya mengalami luka serius.

Dilaporkan AFP, Pusat Informasi PBB (UNIC) di Jakarta mengonfirmasi identitas korban sebagai warga negara Indonesia. Hingga kini, penyebab ledakan masih belum diketahui.

“Asal ledakan belum dapat dipastikan,” demikian keterangan PBB.

Insiden itu menambah panjang daftar korban dari Indonesia. Beberapa hari sebelumnya, seorang penjaga perdamaian Indonesia gugur setelah sebuah proyektil meledak di wilayah Libanon selatan.

Sumber keamanan PBB menyebut serangan tersebut kemungkinan berasal dari tembakan tank Israel.

Sehari setelahnya, dua prajurit Indonesia kembali gugur ketika ledakan menghantam konvoi logistik UNIFIL di kawasan yang sama. Tiga jenazah prajurit yang gugur dijadwalkan tiba di Jakarta pada Sabtu ini. (AFP/I-1)