Menlu Araghchi: Iran Tak Akan Menyerah Tanpa Syarat pada Amerika


Penulis:  Media Indonesia - 09 March 2026, 00:54 WIB
Al-Jazeera

MENTERI Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan sikap keras negaranya terhadap tekanan Amerika Serikat (AS). Ia menyatakan bahwa Iran tidak akan pernah memenuhi tuntutan AS untuk menyerah tanpa syarat dan siap terus mempertahankan diri selama diperlukan.

Pernyataan ini muncul sebagai respons atas gertakan Presiden AS Donald Trump pada Jumat lalu, yang menegaskan tidak akan menandatangani perjanjian apa pun dengan Teheran kecuali sebuah "penyerahan tanpa syarat".

“Kami tidak pernah menyerah. Kami tidak akan menyerah tanpa syarat, dan kami akan terus melawan selama diperlukan," tegas Araghchi dalam wawancara dengan penyiar NBC News, Minggu (8/3).

Araghchi menekankan bahwa posisi Iran saat ini adalah bentuk pembelaan kedaulatan yang mutlak. Ia menyatakan bahwa segala bentuk tekanan tidak akan menggoyahkan prinsip dasar negara tersebut.

"Kami terus mempertahankan diri dan kami membela wilayah kami, rakyat kami, serta martabat kami. Martabat kami tidak untuk diperjualbelikan,” lanjut Araghchi.

Terkait peluang diplomasi, Araghchi menambahkan bahwa Iran menilai situasi saat ini masih terlalu dini untuk membahas syarat-syarat gencatan senjata dengan Washington. Menurutnya, fokus utama haruslah pada penghentian konflik secara total.

“Harus ada pengakhiran perang secara permanen. Dan selama hal itu belum tercapai, saya pikir kami perlu terus berjuang demi rakyat kami dan keamanan kami,” ujarnya. (Ant/Sputnik/RIA Novesti-OANA/P-4)