Kemenkes Beri Peringatan Influencer yang Keluyuran saat Sakit Campak


Penulis: M Iqbal Al Machmudi - 07 March 2026, 08:05 WIB
Instagram/Rucenuenda

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyayangkan perilaku buruk influencer Ruce Nuenda yang keluyuran atau beraktivitas di ruang publik saat sakit campak. Padahal campak merupakan salah satu penyakit dengan tingkat penularan paling tinggi di dunia.

"Seharusnya influencer tidak melakukan itu, karena bisa menyebarkan penyakit, dan juga bisa mempengaruhi persepsi masyarakat," kata Pelaksana tugas (Plt) Dirjen Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni dalam konferensi pers, Kemarin (6/3).

Kemenkes juga menyayangkan aksi Ruce Nuenda yang justru membagikan momen berolahraga di luar rumah melalui Instagram Story, lengkap dengan foto ruam kemerahan di tangan dan kakinya. Sebagai figur publik, Ruce seharusnya menjadi contoh dalam penerapan protokol kesehatan.

Andi menekankan pentingnya perkuat komunikasi dan informasi mengenai bahaya campak jika di ruang publik karena penyebran campak sangat cepat dan luas. Dari satu orang penderita campak bisa menularkan ke 12 sampai 18 orang.

"Jadi intinya adalah bagaimana kita memperkuat komunikasi, informasi, edukasi terkait pentingnya imunisasi, dan agar juga bahwa hoaks-hoaks itu harus kita tidak percaya begitu saja," ujar dia. 

Sebelumnya, unggahan Ruce Nuenda memicu kecaman luas dari warganet. Banyak pihak menilai tindakan tersebut egois dan membahayakan keselamatan publik, mengingat virus campak dapat bertahan di udara (airborne) dalam waktu tertentu. (Iam)