BMKG: Waspada! Mudik Lebaran 2026 Dibayangi Potensi Cuaca Ekstrem
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi cuaca ekstrem masih membayangi arus mudik dan balik Lebaran 2026, khususnya di wilayah Jawa Tengah yang saat ini berada pada puncak musim hujan.
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menyampaikan bahwa pada Februari hingga Maret 2026 curah hujan di Jawa Tengah masih tergolong tinggi. Bahkan, wilayah bagian tengah dan pegunungan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas menengah hingga tinggi sampai April 2026.
“Jadi kita harus siap ketika mudik Lebaran nanti, di Jawa Tengah akan terjadi banyak hujan,” ujarnya.
Sebagai langkah mitigasi, BMKG telah melaksanakan operasi modifikasi cuaca pada 15 Januari hingga 3 Februari 2026 melalui 148 penerbangan. Upaya tersebut diklaim mampu mengurangi curah hujan hingga 42,95 persen.
Meski tidak dapat menghentikan hujan secara langsung, langkah tersebut diharapkan dapat menekan potensi bencana hidrometeorologi. BMKG juga membuka opsi pelaksanaan modifikasi cuaca lanjutan apabila kondisi cuaca ekstrem masih berlanjut.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menjelang arus mudik dan balik Lebaran, mengingat dalam beberapa waktu terakhir sejumlah bencana terjadi akibat cuaca ekstrem.
Ia menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor guna memastikan keselamatan masyarakat selama periode mudik berlangsung. (H-3)