AMA Indonesia Gelar Padel Massal di 13 Kota, Incar Rekor MURI dan Dana Sosial Nasional


Penulis: Naufal Zuhdi - 14 February 2026, 18:45 WIB
Dok AMA Indonesia

ASOSIASI Manajemen Indonesia (AMA Indonesia) menyelenggarakan Padel Tournament 2026 - Charity for Indonesia secara serentak di 13 kota besar di Indonesia. Inisiatif ini merupakan gerakan nasional yang mengintegrasikan sportivitas, kepemimpinan profesional, serta tanggung jawab sosial dalam satu ekosistem kegiatan berskala nasional.

Turnamen ini dilaksanakan secara simultan di Padang, Medan, Batam, Palembang, Lampung, Tangerang, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Bali, dan Makassar.

Melalui pelaksanaan terpadu tersebut, AMA Indonesia secara resmi menargetkan pencatatan rekor pada Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai Penyelenggaraan Kompetisi Olahraga Padel Secara Serentak oleh Satu Organisasi di Kota Terbanyak, sebuah capaian yang merefleksikan kapasitas orkestrasi berskala nasional serta tata kelola profesional yang terstandarisasi. 

Ketua Dewan Pembina AMA Indonesia, Burhanuddin Abdullah, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan refleksi dari peran strategis organisasi profesi dalam memperkuat budaya kolaborasi lintas sektor dan lintas wilayah.

“Inisiatif ini menegaskan bahwa organisasi profesional tidak hanya berperan dalam pengembangan kompetensi, tetapi juga dalam membangun solidaritas nasional dan kontribusi sosial yang terukur,” ucapnya dikutip dari siaran pers yang diterima, Sabtu (14/2).

Ketua Umum AMA Indonesia, Alex Denni, menyampaikan bahwa Padel Tournament 2026 dirancang sebagai simbol kepemimpinan kolaboratif dan energi positif komunitas manajemen Indonesia.

“Pelaksanaan serentak di 13 kota menunjukkan kesiapan organisasi dalam mengelola gerakan nasional secara terstruktur, terstandar, dan berdampak. Ini adalah wujud komitmen kami terhadap pembangunan komunitas profesional yang sehat sekaligus berorientasi pada kontribusi sosial,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa ke depan AMA Indonesia berkomitmen untuk memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia dengan fokus pada 10 sektor prioritas penyumbang PDB nasional, termasuk sektor industri dan manufaktur, keuangan dan perbankan, pariwisata dan ekonomi kreatif, kesehatan, teknologi dan digital, energi, logistik dan perdagangan, properti dan infrastruktur, serta penguatan Koperasi dan UMKM Indonesia.

“AMA Indonesia akan mengarahkan program pembelajaran berkelanjutan, penguatan kepemimpinan, serta peningkatan kapabilitas manajerial pada sektor-sektor strategis tersebut. Kami percaya bahwa daya saing bangsa sangat ditentukan oleh kualitas kepemimpinan dan manajemen di sektor prioritas ekonomi, termasuk Koperasi dan UMKM sebagai fondasi ekonomi kerakyatan. Komitmen ini sejalan dengan misi kami untuk membangun jejaring manajemen yang kolaboratif, profesional, beretika, dan berdampak nyata bagi Indonesia,” tegasnya.

Ketua Panitia Nasional, Sian Yet, menambahkan bahwa koordinasi nasional dilakukan melalui standar operasional terpadu, sistem dokumentasi terpusat, serta pengendalian mutu pelaksanaan di setiap kota.

“Kegiatan ini dikelola dengan prinsip tata kelola yang kuat, memastikan konsistensi kualitas pelaksanaan sekaligus memenuhi persyaratan verifikasi pencatatan rekor MURI,” imbuhnya.

Target Rekor Nasional dan Dampak Sosial Berkelanjutan Lebih dari sekadar pencapaian rekor, kegiatan ini memiliki dimensi sosial yang terintegrasi. Dana charity yang dihimpun sebagian akan disalurkan untuk mendukung program sosial di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, dengan fokus pada penguatan pendidikan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Pendekatan ini menegaskan posisi AMA Indonesia sebagai organisasi profesional yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan kompetensi, tetapi juga pada kontribusi nyata bagi pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Sinergi Strategis dengan PERURI AMA Indonesia menyampaikan apresiasi kepada Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (PERURI) atas dukungan sehingga acara Padel Turnamen ini dapat berjalan dengan baik. Kolaborasi ini mencerminkan sinergi strategis antara organisasi profesi dan BUMN dalam mendorong agenda positif yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat serta memperkuat jejaring kepemimpinan nasional. (E-4)