Ajak Generasi Muda Lebih Bijak Hadapi Dinamika Dunia Digital


Penulis: Rahmatul Fajri - 07 February 2026, 17:17 WIB
Dok Universitas Mercu Buana

MAHASISWA dan dosen Program Magister (S2) Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana (UMB) menggelar kegiatan social volunteering bagi pelajar di SMA Negeri 1 Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat. Mengusung tema 'Digital Wise Generation: Cerdas, Kreatif, dan Kritis', aksi ini bertujuan membentuk karakter generasi muda agar lebih bijak dalam menghadapi dinamika dunia digital. 

Sebanyak 74 mahasiswa magister bersama 14 dosen pendamping terlibat langsung dalam memberikan edukasi praktis. Dalam acara yang terselenggara pada Jumat (6/2) lalu itu turut hadir oleh jajaran pimpinan UMB, Camat Jatiluhur, serta pihak sekolah. 

Ketua Program Studi Magister Ilmu Komunikasi UMB, Heri Budianto menjelaskan kegiatan ini merupakan implementasi nyata Tridarma Perguruan Tinggi yang melibatkan para mahasiswa magister berlatar belakang profesional.

“Mahasiswa kami terdiri dari para profesional berpengalaman dan lulusan baru. Lewat pengabdian ini, mereka menyalurkan kompetensi serta pengalaman kerjanya untuk memberi manfaat langsung bagi siswa,” ujar Heri melalui keterangannya, Sabtu (7/2).

Dalam pelaksanaannya, siswa dibagi ke dalam sembilan kelompok diskusi interaktif. Materi yang disampaikan dirancang sesuai kebutuhan remaja saat ini, mulai dari literasi digital untuk penggunaan media sosial yang bertanggung jawab, teknik membangun kepercayaan diri public speaking, gaya hidup sehat, hingga strategi menembus beasiswa pendidikan tinggi. 

Kepala Sekolah SMAN 1 Jatiluhur, Kasidi menyambut baik inisiatif tersebut. Sebagai satu-satunya SMA di wilayah Jatiluhur, pihaknya berharap kehadiran para profesional dari UMB dapat memperluas cakrawala berpikir para siswa. 

"Saya berharap anak-anak bisa belajar langsung dari para pakar di bidangnya agar lebih siap menghadapi masa depan,” tutur Kasidi.

Tanggung Jawab Akademik di Era Digital

Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi UMB Ahmad Mulyana menekankan, bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral untuk hadir di tengah masyarakat, terutama dalam membentengi generasi muda dari potensi misinformasi di ruang siber. 

“Literasi digital dan komunikasi yang kritis adalah bekal penting. Kolaborasi antara dunia akademik dan sekolah ini adalah wujud nyata upaya kami membangun karakter generasi yang adaptif terhadap perubahan zaman,” kata Ahmad Mulyana. (E-4)