Badan Geologi Sebut Penyebab Longsor Cisarua Multifaktor
PUSAT Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi atau PVMBG Badan Geologi, menyatakan bahwa longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, disebabkan oleh multifaktor. Faktor-faktor tersebut yaitu batuannya mudah lapuk, lerengnya curam, curah hujan tinggi, dan tata guna lahan yang tidak tepat.
Di samping itu, lokasi longsor yang berada di kawasan Gunung Burangrang adalah gunung api purba yang didominasi oleh material vulkanik yang mudah lapuk. Ketika material tersebut berinteraksi dengan air dalam jumlah besar, tanah akan mudah jenuh dan menyebabkan longsor.
Selain itu, Badan Geologi juga telah membuat Peta Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) untuk memberikan panduan kepada masyarakat dan pemerintah daerah lokasi yang berpotensi rawan pergerakan tanah di Jawa Barat. Menurut Plh. Kepala PVMBG Badan Geologi, pihaknya menekankan bahwa peran pemerintah daerah sangat penting dalam penguatan mitigasi bagi masyarakat
Diberitakan sebelumnya, hingga pencarian hari ke tujuh, petugas gabungan sudah menemukan lima puluh tiga korban, sementara korban yang masih dalam pencarian sebanyak dua puluh tujuh orang. (H-2)