Memperkuat Marwah Budaya Batak, Konser Road to 165 Guncang Ratusan Kota
SEMANGAT pelestarian budaya Batak kini tengah membara di panggung musik nasional. Rangkaian tur akbar bertajuk Konser Road to 165 terus bergulir sebagai bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun ke-165 HKBP Management.
Digagas oleh Effendi Simbolon, perhelatan ini menjadi misi besar untuk membawa musik dan tradisi Batak ke hadapan lintas generasi melalui panggung megah yang menghadirkan musisi nasional hingga maestro Batak papan atas.
Demi menjamin kualitas pertunjukan yang maksimal, Effendi Simbolon bersama Corry Simbolon mempercayakan posisi promotor kepada Posan Tobing di bawah bendera Anak Ni Raja Production.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kilasan Kesuksesan di Tiga Kota
Hingga saat ini, kemeriahan konser telah sukses menyapa ribuan penonton di tiga kota besar. Surabaya menjadi titik awal pada 13 Februari 2025, bertempat di Multi Purpose Hall Ciputra World.
Panggung tersebut dihiasi penampilan memukau dari Marsada Band, Osen Hutasoit, Tongam Sirait, Maria Calista, Antonio, Alex Hutajulu, Angel Voice, Simbolon Band, hingga penampilan khusus Irma Purba.
Estafet kemeriahan berlanjut ke Semarang pada 15 Februari 2025, di MAC Semarang dengan tambahan energi dari Bastian Steel.
Teranyar, Bandung menjadi kota ketiga pada 17 Februari 2026, yang semakin menegaskan visi penyelenggara dalam memperluas jangkauan budaya Batak ke berbagai daerah.
Menuju Puncak di Gelora Bung Karno
Rangkaian terdekat akan mencapai puncaknya di Jakarta pada 19 Februari 2026. Namun, perjalanan tidak berhenti di situ.
Setelah jeda Lebaran 2026, tur akan terus melaju hingga genap menyambangi 165 kota, bahkan direncanakan merambah ke kancah internasional seperti Amerika Serikat, beberapa negara di Eropa, hingga Jerman.
Puncak perayaan HUT ke-165 HKBP dijadwalkan berlangsung spektakuler di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SU GBK) pada Oktober 2026 mendatang. Effendi Simbolon menegaskan bahwa gelaran ini bersifat inklusif.
"Konser Puncak 165 sebagai perayaan hari jadi HKBP ke 165 akan berlangsung di Gelora Bung Karno pada Oktober 2026 mendatang. Konser juga akan berlangsung di beberapa kota di AS, Eropa dan beberapa kota di Jerman. Acara ini sekuler, terbuka untuk siapa saja. Tidak ada hubungannya dengan peribadatan," tegas Effendi.
Beliau menambahkan bahwa gerakan ini adalah wujud komitmen menjaga warisan leluhur.
"Kami ingin musik Batak tetap hidup dan dikenal lintas generasi. Road to Konser 165 adalah wujud komitmen kami untuk menjaga warisan budaya sekaligus mempersembahkan karya terbaik bagi masyarakat Indonesia," ujarnya.
Komitmen Profesionalisme
Posan Tobing selaku promotor menyatakan rasa bangganya mengawal tur bersejarah ini. Ia berkomitmen menghadirkan standar produksi tinggi di setiap titik pemberhentian agar pesan kebersamaan melalui musik dapat tersampaikan.
"Kami berusaha menghadirkan konser dengan kualitas maksimal, agar setiap kota merasakan semangat dan energi yang sama. Musik Batak punya kekuatan menyatukan, dan itulah yang ingin kami bawa ke panggung," ungkap Posan.
Bagi masyarakat yang ingin menjadi bagian dari sejarah musik ini, tiket resmi tersedia melalui laman tiketapasaja.com.
Dengan dukungan artis lintas generasi dan visi budaya yang kuat, Konser Road to 165 diharapkan menjadi momentum kebangkitan musik Batak di kancah nasional maupun dunia. (Z-1)