Indonesia di Mata Westlife: Lebih dari Sekadar Destinasi Tur, Ini Rumah Kedua Kami
GRUP vokal asal Irlandia, Westlife, kembali membuktikan bahwa ikatan batin mereka dengan penggemar di Indonesia tetap tidak tergoyahkan meski telah melewati perjalanan karier selama seperempat abad.
Dalam konser bertajuk A Gala Evening, yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), BSD City, Selasa (10/2) malam, ketiga personel Westlife, Shane Filan, Nicky Byrne, dan Kian Egan, curhat mengenai kedekatan emosional mereka dengan Indonesia.
Bagi Shane Filan, tampil di hadapan ribuan penggemar yang memadati kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 tersebut memberikan kehangatan tersendiri. Ia menyebut bahwa Indonesia selalu memiliki tempat spesial sejak awal karier mereka.
"Kamu tahu ketika kamu merasa memiliki ikatan khusus, selama 25 tahun, kalian telah menunjukkan begitu banyak cinta kepada kami. Setiap kali kami datang ke sini, seperti yang saya katakan tadi malam, setiap kali kami datang ke Indonesia, kami merasa ini adalah rumah kedua kami," ujar Filan dengan penuh haru.
Senada dengan Filan, Nicky Byrne turut memberikan apresiasi tinggi terhadap loyalitas Westlifer Indonesia.
Byrne menegaskan bahwa eksistensi Westlife hingga hari ini adalah berkat dukungan penggemar yang tidak pernah luntur. Bahkan, ia membagikan sebuah fakta menarik mengenai prestasi grup mereka di pasar musik nasional.
"Kami selalu menceritakan kepada semua orang betapa luar biasanya Asia, terutama Indonesia, karena menurut saya, Indonesia adalah tempat Westlife meraih platinum terbanyak di dunia. Jadi, terima kasih banyak. Kalian benar-benar negara yang tak tertandingi bagi Westlife," ungkap Byrne.
Kian Egan kemudian mengenang masa-masa awal mereka merintis karier. Ia menceritakan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara pertama di Asia yang mereka kunjungi saat pertama kali keluar dari Irlandia dan Inggris. Pengalaman disambut oleh kerumunan massa di bandara pada masa itu menjadi memori yang tak terlupakan hingga kini.
Dalam konser yang berlangsung intim tersebut, Westlife membawakan total 19 lagu yang menjadi mesin waktu bagi para penonton. Lagu-lagu hits seperti Swear It Again, Flying Without Wings, If I Let You Go, Uptown Girl, hingga You Raise Me Up menggema sepanjang malam, menghidupkan kembali nostalgia era 90-an dan awal 2000-an.
Menutup perjumpaan, Byrne memberikan sedikit bocoran mengenai masa depan grup. Ia mengungkapkan bahwa Westlife tengah menyiapkan kejutan besar dalam rangka perayaan 25 tahun perjalanan musik mereka untuk membalas kesetiaan para penggemar. (Ant/Z-1)