Bandara Kelolaan InJourney Layani 8,8 Juta Penumpang Selama Periode Lebaran


Penulis: Ihfa Firdausya - 02 April 2026, 10:53 WIB
Antara

PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney mencatat sejumlah pencapaian sektor aviasi selama periode angkutan Lebaran 13-29 Maret 2026. Bandara yang berada di bawah InJourney Airports mencatat total 63.222 pergerakan pesawat atau meningkat 9% dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya.

“Jumlah penumpang yang dilayani mencapai 8.870.677 orang atau naik 6,4% secara tahunan, mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat yang tetap dapat dikelola secara optimal,” kata Direktur Utama InJourney Maya Watono dalam keterangan yang dikutip, (2/4).

Pergerakan domestik menjadi kontributor utama dengan 51.873 penerbangan dan 7.009.251 penumpang. Masing-masing tumbuh 10,6% dan 7,5% dibandingkan tahun lalu.

Kesiapan operasional turut terlihat dari indikator pendukung lainnya seperti load factor kumulatif sebesar 81,6% dan slot utilization mencapai 82,3%. Selain itu, terdapat realisasi 4.097 extra flight atau sekitar 75,5% dari total rencana tambahan penerbangan.

“Pada puncak arus mudik 18 Maret 2026, bandara InJourney melayani 568.871 penumpang, sedangkan puncak arus balik 29 Maret 2026 mencapai 603.575 penumpang atau meningkat 14,8% dibandingkan puncak arus balik tahun sebelumnya,” papar Maya.

Ia menyebut angka itu menunjukkan kesiapan bandara dalam menghadapi lonjakan trafik pada periode puncak. Selain itu, peningkatan konektivitas penerbangan juga menjadi indikator keberhasilan lainnya.

Selama angkutan Lebaran 2026, total rute penerbangan di 37 bandara mencapai 1.487 rute atau bertambah 53 rute dibandingkan tahun 2025. Sementara jumlah maskapai yang beroperasi di bandara-bandara tersebut tercatat sebanyak 247 maskapai atau meningkat 9 maskapai dibandingkan tahun sebelumnya.

Maya menyampaikan, tingkat kepuasan pelanggan turut menunjukkan hasil positif pada tiga aspek utama. Skor kepuasan keseluruhan terhadap pelayanan bandara mencapai 4.8; pengalaman perjalanan saat Ramadan memperoleh skor 4.81; dan penilaian terhadap ambience, dekorasi, serta aktivitas bertema liburan mendapatkan skor 4.78.

“Penilaian tersebut berasal dari survei Customer Satisfaction (CSAT) yang melibatkan sekitar 2.000 responden atau penumpang pesawat di bandara,” pungkasnya.

Sebelumnya, data Kementerian Perhubungan mencatat jumlah orang melakukan perjalanan selama masa Angkutan Lebaran (13-29 Maret 2026) mencapai 147,55 juta orang. Angka itu naik 2,53% dari hasil survei sebanyak 143,92 juta orang.

Total jumlah penumpang angkutan umum juga naik 10,87% selama masa Angkutan Lebaran tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya, yakni dari 21,23 juta penumpang menjadi 23,51 juta penumpang. Moda angkutan udara mencatakan 4,77 juta penumpang, naik sebesar 6,97% dibandingkan 2025 sebesar 4,47 juta penumpang. (E-3)