IHSG Hari Ini 5 Maret 2026: Dibuka Menguat di Tengah Sentimen Negatif
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Kamis pagi, 5 Maret 2026, dibuka menguat (rebound) sebesar 118,29 poin atau 1,56% ke posisi 7.695,35. Penguatan IHSG hari ini terjadi setelah pada perdagangan sebelumnya indeks ambruk hingga 4,57% akibat sentimen ganda dari eskalasi konflik di Timur Tengah dan revisi outlook utang Indonesia oleh Fitch Ratings.
Meskipun dibuka di zona hijau, para analis memperingatkan adanya potensi volatilitas tinggi. Tekanan jual masih membayangi pasar seiring dengan keputusan Fitch Ratings yang mengubah prospek peringkat kredit Indonesia dari "Stabil" menjadi "Negatif", meskipun tetap mempertahankan peringkat BBB (Investment Grade).
Data Pasar & Mata Uang Rupiah Terbaru
| Indikator Ekonomi | Nilai/Posisi | Keterangan |
|---|---|---|
| IHSG (Pembukaan) | 7.695,35 | Menguat 118,29 Poin (+1,56%) |
| Kurs Rupiah (e-Rate BCA) | Rp16.893 | Per Dolar AS (Jual) |
| Kurs Rupiah (JISDOR BI) | Rp16.870 | Update Terakhir 4 Maret 2026 |
| Support Kuat | 7.481 | Level krusial penentu tren |
Analisis Sektoral dan Rekomendasi Saham
Pada perdagangan kemarin, seluruh 11 sektor saham terkoreksi dengan sektor barang baku (basic materials) memimpin pelemahan hingga 7,42%. Hari ini, beberapa saham diprediksi akan menjadi penggerak technical rebound.
Rekomendasi Saham Pilihan (5 Maret 2026):
- Sektor Energi: ITMG (Potensi target Rp26.250-Rp27.500) didorong kenaikan harga komoditas energi akibat konflik geopolitik.
- Sektor Perbankan: BBNI & BBRI (Potensi rebound setelah aksi jual masif).
- Sektor Defensif: UNVR (Menjadi pilihan aman di tengah volatilitas pasar).
- Saham Potensial Lainnya: HRTA, ESSA, ASII, dan TINS.
(E-3)