BUMA-Adaro Perpanjang Kontrak Operasional Tambang Tutupan Selatan hingga 2030
PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), anak usaha utama PT BUMA Internasional Grup Tbk, menandatangani kontrak jangka panjang dengan PT Adaro Indonesia untuk melanjutkan operasional di Tambang Tutupan Selatan, Tanjung Tabalong, Kalimantan Selatan. Kontrak ini akan berlaku mulai 1 April 2026 hingga 31 Desember 2030, sekaligus memastikan keberlanjutan kegiatan operasional BUMA di lokasi tersebut.
Berdasarkan kesepakatan yang telah ditandatangani, BUMA diproyeksikan akan menangani pengupasan lapisan tanah penutup (overburden removal) sekitar 239 juta bank cubic meter (bcm). Selain itu, perusahaan juga ditargetkan memproduksi sekitar 44 juta ton batu bara selama masa kontrak, atau rata-rata 50,5 juta bcm overburden dan 9,3 juta ton batu bara per tahun.
Kontrak ini memperkuat kemitraan jangka panjang antara BUMA dan Adaro Indonesia yang telah terjalin lebih dari dua dekade, sekaligus memberikan kepastian terhadap pendapatan berbasis kontrak dan mendukung visibilitas kinerja keuangan jangka panjang.
Direktur Utama PT Bukit Makmur Mandiri Utama, Ronald Sutardja, menyatakan bahwa perpanjangan kontrak ini mencerminkan konsistensi kinerja operasional perusahaan.
“Kami dengan bangga mengumumkan perpanjangan kontrak yang signifikan ini dengan Adaro Indonesia, salah satu mitra jangka panjang kami yang berharga. Perpanjangan kontrak ini mencerminkan konsistensi kinerja operasional BUMA, serta kapabilitas kami dalam mengelola operasi pertambangan yang kompleks secara teknis dengan standar keselamatan dan keandalan yang tinggi," ujar Ronald.
Komitmen Sosial di Tabalong
Seiring dengan operasionalnya, BUMA juga menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat di wilayah Tabalong. Program tersebut mencakup sektor pendidikan, kesehatan, lingkungan, serta sosial dan budaya.
Beberapa inisiatif yang dijalankan antara lain:
- Lokakarya keterampilan komputer
- Youth Broadcasting Class untuk pengembangan industri kreatif
- Program lingkungan Kampung Iklim
- Dukungan bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM)
Upaya ini telah memperoleh berbagai apresiasi, termasuk dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Pemerintah Kabupaten Tabalong atas kontribusi di bidang lingkungan serta pengembangan UMKM. Ronald menegaskan bahwa kemitraan dengan Adaro tidak hanya berfokus pada aspek operasional, tetapi juga dampak sosial.
"Kemitraan kami dengan Adaro Indonesia tidak hanya terbatas pada pencapaian kinerja operasional, tetapi juga pada penciptaan nilai bersama bagi masyarakat sekitar. Kami bangga atas dampak sosial positif yang telah kami bangun bersama dan kami akan terus berinvestasi untuk mendukung kesejahteraan jangka panjang komunitas," tandasnya. (E-3)