Harga Emas Antam Hari Ini 7 Februari 2026: Melonjak Jadi Rp2,92 Juta
Harga emas Antam hari ini , Sabtu, 7 Februari 2026, mencatatkan lonjakan signifikan. harga logam mulia ini kembali menunjukkan taringnya dengan kenaikan harga harian yang cukup tinggi. Harga emas Antam per gram dipatok sebesar Rp 2.920.000. Angka ini mengalami kenaikan sebesar Rp 30.000 dibandingkan dengan perdagangan hari sebelumnya.
Rincian Harga Emas Antam 7 Februari 2026
Bagi Anda yang ingin melakukan investasi dalam berbagai pecahan, berikut adalah daftar harga emas hari ini:
| Pecahan | Harga Dasar (Rp) |
|---|---|
| 0,5 Gram | 1.510.000 |
| 1 Gram | 2.920.000 |
| 5 Gram | 14.375.000 |
| 10 Gram | 28.695.000 |
| 50 Gram | 143.145.000 |
| 100 Gram | 286.212.000 |
| 1.000 Gram (1 Kg) | 2.860.600.000 |
Harga Buyback dan Pajak Investasi
Sementara itu, harga buyback emas Antam hari ini berada di posisi Rp 2.791.000 per gram. Harga ini juga mengalami kenaikan proporsional mengikuti pergerakan harga jual emas batangan.
Penting bagi investor untuk memperhatikan aspek perpajakan dalam transaksi emas batangan sesuai dengan ketentuan PMK No. 34/PMK.10/2017:
- Pembelian emas dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% jika menyertakan NPWP.
- Transaksi buyback dengan nominal di atas Rp 10 juta dikenakan PPh 22 sebesar 1,5% bagi pemilik NPWP.
- Bagi masyarakat yang tidak memiliki NPWP, tarif pajak yang dikenakan akan lebih tinggi (0,9% untuk pembelian dan 3% untuk buyback).
Analisis Pergerakan Harga Emas 2026
Kenaikan harga emas hari ini sebesar Rp30.000 merupakan salah satu lonjakan harian tertinggi di awal tahun 2026. Emas diprediksi tetap menjadi pilihan utama aset perlindungan nilai (safe haven) saat kondisi pasar saham global mengalami volatilitas tinggi. Selain itu, sentimen terhadap inflasi global yang belum sepenuhnya mereda membuat permintaan terhadap fisik emas batangan tetap kuat baik di level institusional maupun ritel.
Melihat tren jangka panjang, emas diprediksi masih memiliki ruang untuk tumbuh seiring dengan strategi diversifikasi cadangan devisa oleh berbagai bank sentral dunia. Bagi investor ritel, momentum kenaikan ini bisa menjadi waktu yang tepat untuk memantau portofolio investasi. (E-3)