IHSG 26 Januari 2026 Ditutup Menguat Meski Ada Ketegangan Geopolitik AS-Iran
INDEKS Harga Saham Gabungan atau IHSG 26 Januari 2026 Senin sore ditutup menguat di tengah potensi memanasnya konflik antara Iran dan Amerika Serikat (AS) di kawasan Timur Tengah yang diantisipasi pelaku pasar.
Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nicodemus alias Nico menjelaskan bursa regional Asia cenderung melemah terbebani oleh ketegangan geopolitik serta The Fed yang akan memutuskan suku bunga pekan ini.
IHSG ditutup menguat 24,32 poin atau 0,27 persen ke posisi 8.975,33. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 8,84 poin atau 1,01 persen ke posisi 882,43.
Dari luar negeri risiko konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah memanas setelah kapal induk AS masuk ke wilayah tersebut setelah adanya ketegangan dengan Iran.
Tiga pesawat Angkatan Udara AS dipindahkan dari Jerman ke negara-negara di Timur Tengah, termasuk Kuwait dan Qatar, dalam dua hari terakhir, menurut data Flightradar24.
Presiden AS Donald Trump mengatakan kapal-kapal itu dipindahkan untuk berjaga-jaga.
"Ketegangan geopolitik tersebut memicu kekhawatiran terhadap potensi eskalasi yang dapat mengganggu aliran energi," kata Nico, Senin (26/1).
Ia juga mengatakan kekhawatiran di bursa tetap ada setelah Trump mengancam akan memberlakukan tarif 100 persen terhadap Kanada. Trump akan mengenakan tarif apabila Kanada menjalin kesepakatan dagang dengan Tiongkok.
Selain itu, sambung Nico, keputusan suku bunga bank sentral AS The Fed, membuat pelaku pasar mencermati arah suku bunga acuan. (Ant/H-4)