» PILPRES UPDATE

Senin, 14 Juli 2008 08:30 WIB

Kampanye Tetap Berlangsung Tanpa Pengawasan

Penulis : Kennorton Hutasoit
JAKARTA--MI: Pedoman pengawasan belum rampung, padahal kampanye telah berlangsung sejak Sabtu pekan lalu. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) baru akan merampungkan pedoman pengawasan kampanye pekan depan. Anggota Bawaslu yang membidang pengawasan kampanye Wirdyaningsih mengatakan keterlambatan pembahasan pedoman pengawasan kampanye itu karena Peraturan Komisi Pemilihan (KPU) tentang Pedoman Pelaksanaan Kampanye Pemilu (Legislatif) baru selesai. "Kami baru saja menerima Peraturan KPU tentang Pedoman Pelaksanaan Kampanye, jadi pekan depan baru kami rampungkan pedoman pengawasan kampanye," katanya. Wirdyaningsih mengatakan pihaknya belum bisa melakukan pengawasan secara maksmial. Selain belum ada pedoman pengawasan, sambungnya, pengawas pemilu (panwaslu) di daerah juga belum terbentuk. "Saat ini kami lebih konsentrasi membentuk panwaslu di daerah," katanya. Banyaknya panwaslu yang masih belum terbentuk, Bawaslu kesulitan melakukan pengawasan kampanye. Karena itu, ujarnya, Bawaslu sangat mengharapkan masyarakat dan lembaga pemantau melaporkan pelanggaran kampanye yang dilakukan pelaksana kampanye. "Mengenai kampanye Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla di Indramayu yang menggunakan pendopo Kantor Bupati Indramayu sebagai tempat temu kader berkampanye akan kami pelajari. Penggunaan fasilitas negara termasuk gedung untuk keperluan berkampanye dilarang. Kampanye di luar zona yang telah disepakati juga dilarang. Kami akan pelajari dulu kebenarannya di lapangan, kalau ternyata benar ini merupakan pelanggaran administratif yang akan kami lanjutkan ke KPU untuk dijatuhkan sanksi," katanya. Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary mengimbau agar Bawaslu dan masyarakat mengawasi pelaksanaan kampanye. "Masyarakat bisa menjatuhkan sanksi moral dan sanksi politik terhadap parpol pelaksana kampanye yang melakukan pelanggaran. Sanksi moral itu mengucilkan parpol. Sanksi politik masyarakat jangan memilih parpol yang melanggar aturan perundang-undangan," katanya. Sementara itu, anggota KPU juga Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Kampanye Sri Nuryanti mengatakan Peraturan KPU No 19/2008 tentang Pedoman Pelaksanaan Kampanye Pemilu sudah bisa dilaksanakan. "Apabila Bawaslu menemukan pelanggaran, KPU sudah siap menindaklanjuti laporan tersebut untuk menjatuhkan sanksi," katanya. (KN/OL-2)
QUICK COUNT

PILPRES UPDATE

SBY-Boediono Raih 54,62 Persen Suara di Dua Provinsi
JAKARTA--MI: Hasil penghitungan suara pemilu presiden dan wakil presiden 2009 di dua provinsi, yakni Bali dan Riau, menunjukkan pasangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono memperoleh 2.3

Ratusan Personel Polres Jakpus Amankan KPU Pusat
JAKARTA--MI: Ratusan aparatdari Polres Jakarta Pusat diterjunkan untuk mengamankan proses rekapitulasi penghitungan suara nasional pemilihan presiden (pilpres) yang dilakukan mulai Rabu (22/7


PARTAI BICARA

PDIP Jateng Tolak Hasil Pilpres 2009
SEMARANG--MI: Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jawa Tengah menolak hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2009 di provinsi itu, karena mereka menemukan beberapa kecurangan di beberapa

Partai Demokrat Evaluasi Target Pilpres
JAKARTA--MI: Ketua DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengatakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Partai Demokrat di Jakarta, Rabu (22/7), bertujuan mengevaluasi pelaksanaan dan target


ANALISIS

Bawaslu Diminta tidak Sekadar Klarifikasi KPU
JAKARTA--MI: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) diminta untuk tidak sekadar meminta klarifikasi dari Ketua dan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait dugaan pelanggaran dalam penyel

Demokrasi Sehat Butuh Koalisi Penyeimbang
JAKARTA--MI: Langkah PDIP dan Gerindra yang berkomitmen untuk mewujudkan koalisi besar sebagai penyeimbang pemerintah sebaiknya di ikuti oleh partai lainnya.


SERBA SERBI

Saksi Mega-Pro tidak Hadiri Rekapitulasi Suara Jateng
SEMARANG-MI: Saksi pasangan calon presiden-calon wakil presiden Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto tidak hadir dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara P

KPK Belum Minta BPK Audit KPU
JAKARTA--MI: Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) belum menerima permintaan dari Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) untuk melakukan audit terkait dugaan korupsi pengadaan peralatan Teknologi Informas


RAKYAT BICARA

Oleh : alfon
BUDAYA POLITIK SEHAT

Budaya politik yang sehat perlu dikembangkan di masyarakat,artinya kita mengedepankan AKAL FIKIRAN. Bukan aksi-aks...

Oleh : Megi Budi Sumarno, SE
Kepedulian Partai Terhadap Rakyat

Setiap Partai, baik yang lama dan baru selalu mempunyai misi dan visi adalah untuk Kesejahteraan Rakyat, namun pad...