Video

Sambut Ultah ke 17, Metro TV Gelar Deteksi Dini Kanker Payudara

Dalam rangka memperingati hari jadi yang ke 17, Metro TV melakukan sejumlah kegiatan sosial sebagai wujud perduli dan terima kasihnya kepada negeri.

Diantaranya dengan mengadakan kegiatan deteksi dini kanker payudara, bekerja sama dengan Yayasan Kanker Payudara Indonesia dan RS Dharmais yang mengirimkan satu unit mobil mamografinya ke Kantor Metro TV, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Kegiatan ini dilakukan selama dua hari sejak hari ini (Kamis, 16/11) hingga Jumat (17/11)

Pendeteksian kanker payudara diutamakan lantaran semakin tinggi angka kematian karena penyakit ini. Menurut data kesehatan 21,5% dari setiap 100 ribu orang meninggal karena kanker payudara.

"70% dari mereka baru memeriksakan diri ke dokter dan ternyata sudah stadium akhir. Padahal jika diperiksakan dini, kanker payudara 90% bisa disembuhkan," terang Ketua Yayasan Kanker Indonesia Linda Gumelar di Kantor Metro TV, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (16/11)

Mirisnya, Indonesia sangat kekurangan alat pendeteksi kanker payudara. Menurut Linda, saat ini hanya memiliki 20 alat pendeteksi kanker payudara.

"Sehingga (masyarakat) dari Indonesia timur harus ke Makassar, dari Surabaya harus ke Jakarta. Masih banyak RS yang tak memiliki alatnya," urainya.

Adapun alat pendetksi kanker payudara yang perlu ditambah ialah Mamografi dan alat USG.

Mamografi biasa diperuntukan bagi pasien yang berusia diatas 35 tahun, sementara pasien dibawah usia 35 tahun diperiksa menggunakan USG.