Menimbang Kembali Konstitusi Republik Indonesia

Penulis: Media Indonesia Pada: Rabu, 07 Nov 2018, 15:27 WIB VIDEO

KONSTITUSI, di mana pun di dunia ini, sangat mungkin diubah dan diperbarui sesuai kebutuhan domestik terbarunya. Konstitusi pun selalu terikat dengan tempat dan waktu. Maka, tidak ada satu pun teori konstitusi yang harus diikuti.

"Perbedaan tempat dan perjalanan waktu bisa menjadi alasan dilakukannya perubahan konstitusi," papar mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD dalam diskusi publik bertajuk Menimbang Kembali Konstitusi Indonesia yang digelar Mufakat Budaya Indonesia di ruang rapat Media Indonesia, Jakarta Barat, Selasa (6/11).

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More