Video Hoax Meletusnya Gunung Soputan, Jangan Disebarkan !

Penulis: Media Indonesia Pada: Rabu, 03 Okt 2018, 14:04 WIB VIDEO

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menegaskan beredar sejumlah video Hoax terkait meletusnya Gunung Soputan di Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, meletus pada, Rabu (3/10), pukul 08.47 Wita.

Sutopo menghimbau agar netizen tidak menyebarkan video ataupun foto hoax tersebut, ditengah duka mendalam karena gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.

Sutopo juga mengunggah foto-foto asli meletusnya Gunung Soputan.

Dilaporkan tinggi kolom abu vulkanik teramati sekitar 4.000 meter di atas puncak kawah.

"Kolom abu dengan tekanan kuat teramati berwarna kelabu hingga coklat dengan intensitas tebal condong ke arah barat dan barat laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 39 mm dan durasi sekitar 6 menit," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, melalui keterangan pers, Rabu (3/10).

Hujan abu vulkanik diperkirakan jatuh di daerah sisi barat dan barat laut gunung. Abu disebut tidak mengganggu penerbangan. Bandara Internasional Sam Ratulangi di Kota Manado tetap beroperasi normal karena posisi bandara berada di Tenggara dari Gunung Soputan.

BPBD pun masih melakukan pemantauan. Belum ada laporan dampak letusan Gunung Soputan.

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More