Tim Video Mapping Indonesia Berjaya di Festival Internasional Moskow Circle of Light

Penulis: Media Indonesia Pada: Rabu, 26 Sep 2018, 20:12 WIB VIDEO

Modar, tim video mapping dari Indonesia sukses menyabet juara ketiga pada Festival Internasional Moskow Circle of Light 2018.

Modar bertarung dengan empat finalis lain dalam kategori nominasi klasik, yaitu Toopfire dari Tiongkok, Antimotion dari Rusia, Re:sorb dari jerman dan Angle Sandimas dari Spanyol.

Karya yang ditampilkan tim modar berjudul timeless dreams yang menceritakan  tentang mimpi abadi umat manusia. Jika dulu manusia bermimpi dapat terbang dilangit seperti burung, kini mimpi itu telah tercapai.

Hari ini manusia bermimpi untuk menjelajah ruang angkasa, dan sepertinya mimpi itu tak lama lagi akan terwujud. Di masa depan, pastinya manusia memiliki mimpi-mimpi lain yang bahkan di luar jangkauan imajinasi, seperti mesin waktu .

Festival Circle ofLlight  berlangsung di tujuh lokasi di Kota Moskow, yaitu Kanal Grebnoy,  Taman Tsaritsyno, Teater Ssquare, Museum Pobedy, Taman Kolomenskoye, hall konser Mir dan Pusat Digital Oktober.

Acara pembukaan berlangsung meriah di Kanal Grebnoy, Jumat ( 21/9). Sajian multimedia  bertajuk 'karnaval cahaya' mengombinasikan sajian cahaya dan proyeksi laser, koreografi air mancur dan api, serta ditutup dengan luncuran kembang api.

 

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More