Menghubungkan Investor dengan Emak-Emak di Desa

Penulis: Media Indonesia Pada: Kamis, 06 Sep 2018, 00:50 WIB VIDEO

AMARTHA bekerja membangun dari piramida paling bawah. Secara bertahap, Amartha merintis ambisi, menjembatani kesenjangan, dan memberi kontribusi pada pertumbuhan di akar rumput.

CEO dan Founder Amartha, Andi Taufan Garuda Putra, Rabu (18/7) berkisah, pelibatan semua kalangan itu dimaknai dengan pemberian alternatif investasi untuk segmen ekonomi informal yang selama ini terabaikan.

"Kami berfokus pada potensi kelas baru yang sebenarnya bisa diukur perkembangannya dan punya kemampuan untuk ikut berpartisipasi membangun ekonomi akar rumput," kata Taufan.

Amartha, kata Taufan, berwujud online marketplace platform yang mempertemukan peminjam dan pemberi pinjaman, mengadopsi konsep peer to peer (P2P) lainnya, tetapi dengan mengutamakan transparansi dan aneka nilai tambah.

Keistimewaan yang jadi pembeda itu, kata Taufan, Amartha sebagai fintech startup marketplace lending berfokus menghubungkan pengusaha mikro yang mayoritasnya kaum perempuan perdesaan yang membutuhkan modal usaha dengan investor perorangan. (Ferdian Ananda Majni)

Berita Terkini

Read More

Poling

BEBERAPA waktu lalu, nama Bung Hatta kembali ramai dibicarakan publik. Berawal dari pernyataan Koordinator Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar, di sebuah video yang mengatakan kalau cawapresnya, Sandiaga Uno adalah sosok baru dari Bung Hatta. Hal itu langsung menuai keberatan dari cucu Bung Hatta, Gustika Jusuf Hatta. Sebelumnya, kubu Prabowo-Sandiaga juga sempat menyandingkan nama pahlawan seperti Cut Nyak Dien dan Kartini dengan Ratna Sarumpaet dan Neno Warisman. Setujukah Anda apabila pahlawan dijadikan komoditas politik guna meraih simpati masyarakat?





Berita Populer

Read More