Pionir Peer-to-Peer Lending untuk UMKM di Indonesia

Penulis: Media Indonesia Pada: Kamis, 12 Jul 2018, 06:00 WIB VIDEO

Setiap negara memiliki market berbeda, di Indonesia market terbesar adalah akses finansial dimana orang-orang yang tidak punya akses. Karena tidak semua institusi bisa mengambil semua segmen, pasalnya sangat berbahaya untuk mereka dan negara. Celah segmen yang tidak tertampung itu, menjadi pintu masuk fintech dan mengambil peran untuk membantu segmen-segmen yang tidak bisa diintergrasikan dengan sistem keuangan yang ada sekarang.

Peluang itu tidak disia-siakan, dengan sistem peer-to-peer (P2P) lending atau sebuah sistem peminjaman online yang memasangkan para pemberi pinjaman (lender) dengan peminjam (borrower).

CEO Modalku Reynold Wijaya, menyebutkan membawa model bisnis peer-to-peer lending ke Indonesia untuk mendukung pengembangan UMKM. Oleh karena itu, layanan pinjaman ini menghubungkan langsung UMKM yang membutuhkan dana untuk berkembang dengan lender yang mencari return yang menarik.

"Kita mengabubgkan keduanya, dan mempertemukannya melalui plattform Modalku. Awalnya saya bersama Kelvin dan Iwan menyadari bahwa di Indonesia salah satu masalah terbesar yang dihadapi di negara ini adalah problem financial acces,” kata Reynold Wijaya kepada Media Indonesia.

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More