Tim Gabungan Basarnas mulai Tinggalkan Posko Utama Dana Toba

Penulis: Media Indonesia Pada: Selasa, 03 Jul 2018, 20:27 WIB VIDEO


TIM gabungan Basarnas mulai berkemas untuk meninggalkan posko pencarian penumpang kapal tenggelam di perairan Danau Toba, Sumatra Utara, sesuai batas akhir perpanjangan kerja tim pada Selasa (3/7).

Personel lintas instansi yang turut dilibatkan dalam tim pencarian, seperti TNI, Lantamal I Belawan, BNPB, Polair mulai berkemas untuk meninggalkan Pelabuhan Tiga Ras, Kabupaten Simalungun, yang menjadi posko utama.

Armada darat untuk mengangkut peralatan yang digunakan untuk pencarian selama dua pekan, sudah disiapkan di kompleks pelabuhan.

Sementara kegiatan di atas permukaan air, terpantau aksi tabur bunga dari keluarga korban dengan naik Kapal Feri KMP Sumut I dan II difasilitasi Basarnas yang diperkirakan merupakan titik koordinat kapal tenggelam.

Ratusan umat Kristiani mengadakan kegiatan kebaktian bersama di kompleks dermaga, sedangkan umat Islam menggelar shalat gaib di perbukitan sekitar pelabuhan.

Acara yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Simalungun itu dirangkai dengan peletakan batu pertama pembangunan monumen untuk mengenang peristiwa memilukan itu.

KM Sinar Bangun 6 bergerak dari Pelabuhan Simanindo, Kabupaten Samosir, pada 18 Juni 2018, tetapi satu mil menjelang Pelabuhan Tiga Ras, pada pukul 17.10 WIB, kapal penumpang kayu itu terbalik dan tenggelam.

Diduga muatan yang berlebih, 188 orang dan sedikitnya 60-an sepeda motor, dan faktor cuaca buruk dengan angin kencang, hujan dan gelombang mencapai 2 meter, menjadi penyebabnya.

Dinyatakan sebanyak 164 penumpang belum ditemukan, 18 selamat, nakhoda, dan dua awak kapal juga selamat, tiga ditemukan meninggal. (Ant/OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More