Media Grup Buka Puasa Bareng 1.800 Anak Yatim

Penulis: Media Indonesia Pada: Kamis, 24 Mei 2018, 04:00 WIB VIDEO

MEDIA Grup mengadakan buka puasa bersama 1.800 anak yatim dari wilayah Jakarta sekitarnya selama tiga hari mulai 23-25 Mei 2018, di Masjid Nursiah Daud Paloh, Kebon Jeruk, Jakarta. Acara diadakan dalam rangka memenuhi Corporate Social Responsibility (CSR) Metro TV, dalam program Metro TV Berbagi.

Menurut Direktur Keuangan & Administrasi Metro TV Mohammad Mirdal Akib, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang setiap tahun selalu dilakukan oleh Metro TV.

"Yang berbeda adalah, bahwa tahun ini kita adakan di Masjid Nursiah Daud Paloh yang ada di kawasan Media Grup," ujar Mirdal kepada MIcom disela-sela acara pada Rabu, 23 Mei 2018.

Selain dihibur oleh penampilan nasyid Bahrul Maghfiroh Musik Religi yang datang dari Malang, Jawa Timur dan mendengar dongeng islami oleh Imam dari Yayasan Sahabat Seribu Pulau, sembari menunggu berbuka puasa, para anak yatim juga diajak bermain kuis dengan hadiah total 21 unit sepeda.

Usai buka puasa bersama, tak lupa setiap anak mendapatkan bingkisan berupa peralatan sekolah dan uang tunai sebelum beranjak pulang ke tempat masing-masing. (Zen)

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More