Menghitung Lompatan Benang Mencegah Pikun

Penulis: Media Indonesia Pada: Sabtu, 07 Apr 2018, 23:24 WIB VIDEO

CROCHET, kerap disebut sebagai aktivitas merajut atau merenda. Banyak juga yang berpendapat jika crochet lebih kepada kegiatan merenda, sedangkan istilah merajut lebih kepada knitting.

Kedua kegiatan yang lekat dengan kaum lanjut usia (lansia) itu mulai diminati anak muda. Berbagai barang pakai pun bisa dihasilkan dari ketekunan menghitung setiap tusukan dan lompatan benang. Di sisi lain, kegiatan itu juga bisa mempertahankan daya ingat.

Berikut beberapa kiat yang disampaikan oleh Komunitas Rajut Kejut dari kawasan Benhil, Jakarta Pusat, agar kegiatan prakarya tersebut tetap beroleh kesenangan.

* Batasi Waktu

Jangan berlebihan dalam merenda/merajut. Harus ada batasan waktu, jika sudah lelah, tinggalkan sejenak dan beristirahat. Karena fokus mata yang tertuju pada hakpen dan benang bisa berefek buruk jika dilakukan dalam waktu yang lama.

* Bergerak

Jangan hanya merenda/merajut, selingi dengan kegiatan lain, seperti memasak, menjemput anak sekolah sehingga anggota badan yang lain juga ikut bergerak.

* Senam Jari dan Rendam Air Hangat

Pegal sudah pasti dirasakan karena tangan terus bekerja dan menjalar hingga ke area punggung. Jika sudah pegal atau sampai kram, gerakan jari-jari tangan juga bisa merendam tangan pada air hangat supaya otot kembali rileks. (Siti Retno Wulandari)

Berita Terkini

Read More

Poling

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy meminta sekolah untuk melakukan pengecekan surat keterangan tidak mampu (SKTM) dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB). Hal itu dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan SKTM agar diterima di sekolah negeri. Pasalnya, dalam Permendikbud 14/2018 tentang PPDB disebutkan kuota minimal untuk siswa tidak mampu sebanyak 20%. Apakah Anda setuju pihak sekolah harus melakukan pengecekan dan tidak langsung menerima begitu saja SKTM tanpa verifikasi ke lapangan?





Berita Populer

Read More