Wahyoo Peduli Warung Makan

Penulis: Media Indonesia Pada: Kamis, 05 Apr 2018, 00:05 WIB VIDEO

PERSAINGAN di bisnis makanan dan minuman saat ini makin ketat. Meski demikian, warung makan sederhana yang menjual berbagai makanan siap santap masih menjadi favorit bagi kalangan menengah ke bawah.

Bisnis warung makan pula yang dipilih kebanyakan masyarakat dari daerah saat merantau ke kota karena dinilai mudah. Sudah banyak pengusaha warung makan yang sukses karenanya dan bahkan menjadi bos kecil di daerahnya.

Namun, citra warung makan yang masih dianggap urakan menjadi masalah, terlebih di tengah menjamurnya usaha ritel dan rumah makan modern yang sudah terdigitalisasi. Bukan tidak mungkin, warung-warung makan tradisional akan tersisih dan punah.

Hal tersebut yang melatarbelakangi didirikannya Wahyoo, perusahaan sosial digital yang melibatkan pengusaha warung makan, pedagang asongan, pemilik produk serta konsumen. Nama Wahyoo sendiri berasal dari kata 'wahyu' yang diartikan sebagai sebuah kebaikan dan pesan yang diturunkan Tuhan untuk manusia.

"Saya harap Wahyoo ini memberikan pesan kebaikan untuk pelaku usaha. Kenapa namanya kita pakai huruf O? Karena itu, biar lebih mengikuti era digital, lihat Facebook pake O, Yahoo pake O," terang Peter Shearer Setiawan, Founder dan CEO of Wahyoo yang ditemui Media Indonesia di Jakarta, akhir Maret lalu.

Berita Terkini

Read More

Poling

Tingkat kelulusan calon pegawai negeri sipil dalam tes seleksi kompetensi dasar kurang dari 10% atau sekitar 128.236 yang memenuhi ambang batas. Padahal, jumlah peserta yang diperlukan lolos ke tahap seleksi kompetensi bidang (SKB) adalah tiga kali dari jumlah formasi yang dibuka. Karena itu, pemerintah berencana mengurangi nilai ambang batas dan menurunkan 10 poin nilai untuk tes intelegensia umum. Setujukah Anda dengan rencana pemerintah itu?





Berita Populer

Read More