REI Sumut Bangun Rumah MBR 15 Ribu Unit

Penulis: (Ant/S-2) Pada: Jumat, 17 Feb 2017, 01:15 WIB Ekonomi
REI Sumut Bangun Rumah MBR 15 Ribu Unit

FOTO ANTARA/Arief Priyon

REAL Estate Indonesia (REI) Sumatra Utara tahun ini menargetkan pembangunan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebanyak 15 ribu unit atau naik dari realisasi 2016 sejumlah 12.014 unit. "Target pembangunan MBR 15 ribu unit itu naik 3.000 unit dari target 2016 yang sebanyak 12 ribu unit," ujar Ketua REI Sumut Umar Husin di Medan, Sabtu (11/2).

Menurut Umar yang baru terpilih menjadi Wakil Ketua Umum DPP REI bidang Perbankan, Pembiayaan Komersial, dan Rumah Sejahtera Tapak (RST), target 15 ribu unit di 2017 diperkirakan bisa tercapai, bahkan bisa lebih dari itu. Perhitungan itu mengingat kebutuhan dan permintaan rumah MBR masih tetap tinggi di Sumut. Umar menjelaskan pembangunan rumah MBR dilakukan anggota REI Sumut untuk mendukung program Satu Juta Rumah yang digagas Presiden Jokowi.

"Pembangunan MBR akan tetap menarik bagi pengembang karena pemerintah juga terus memberikan berbagai kemudahan," kata dia. Soal pengembang di Sumut, Tomi Wistan menyebutkan, pengusaha properti masih berharap kemudahan-kemudahan diberikan pemerintah agar pembangunan MBR itu semakin banyak.

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More