Bupati Purwakarta Gulirkan Institut Pancasila

Penulis: (RZ/N-2) Pada: Kamis, 12 Jan 2017, 04:30 WIB Nusantara
Bupati Purwakarta Gulirkan Institut Pancasila

MIReza Sunarya

BUPATI Purwakarta, Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menggagas lahirnya Institut Pancasila di wilayahnya. Rabu (11/1), sejumlah tokoh nasional dihadirkan untuk merumuskan nilai-nilai Pancasila, yakni budayawan Sudjiwo Tedjo, pengamat Yudi Latif, rohaniwan Romo Benny Susetyo, dan pengajar UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prof Asep Muhtadi.

"Di Purwakarta, kami ingin menerapkan pemahaman Pancasila melalui pendekatan kebudayaan dan kearifan lokal. Dari para tokoh ini, kami berharap ada rumusan berpikir tentang arah dan nilai Pancasila yang bisa diamalkan di Purwakarta yang kental dengan nilai kesundaan," papar Dedi Mulyadi.

Ia menambahkan Institut Pancasila yang ia gagas akan menyasar seluruh pegawai negeri di Pemkab Purwakarta, ketua RW, dan ketua RT. Lewat mereka itulah nilai-nilai Pancasila diharapkan bisa ditularkan kepada warga. Yudi Latif dalam kesempatan itu sepakat Pancasila tidak hanya menjadi hafalan. "Harus menjadi laku hidup."

Berita Terkini

Read More

Poling

DRAMA penganiayaan Ratna Sarumpaet akhirnya terbongkar. Kisah hayalan Ratna itu menjadi ramai dipublik setelah beredar foto muka lebam dan membuat Capres Prabowo Subianto menggelar konpers khusus untuk mengutuk kejadian itu pada pada Selasa (2/10) malam. Acara ini bahkan disiarkan secara langsung TV One dengan menyela acara Indonesia Lawyers Club yang membahas soal gempa di Sulteng. Kejahatan memang tidak ada yang sempurna. Beberapa netizen mengungkap beberapa kejanggalan dan dugaan ini diperkuat hasil penyelidikan polisi. Akhirnya, Ratna pun mengakui kebohongannya. Dia mengaku mendapat bisikan setan untuk berbohong. Walau sudah ada pengakuan Ratna, Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menegaskan tetap akan melakukan proses hukum karena kasus ini sudah bergulir dan menimbulkan keresahan. Apakah Anda setuju dengan sikap Polri ini?





Berita Populer

Read More