Serunya Adu Jago Matematika

Penulis: Suryani Wandari/M-1 Pada: Minggu, 04 Des 2016, 05:31 WIB Weekend
Serunya Adu Jago Matematika

3 jam + 25 menit + 6.300 detik sama dengan berapa menit?

Hayo apakah sobat medi bisa menjawabnya?

Habibi, Ian, dan Hakim kelas 5 SD Kartika X-4, Jakarta Selatan ini langsung memburu kertas dan pensil di atas meja mereka.

Beberapa detik menghitung, mereka telah memegang jawabannya.

"Pasti 310 menit. Sssttt," kata Habibi sambil berbisik.

Duduk terpisah dari peserta babak final Kompetisi Matematika dalam Festival UMB 9 di Universitas Mercu Buana, Jakarta Barat, Kamis (24/11), Habibi, Ian, dan Hakim tetap berusaha menyelesaikan soal yang ditampilkan di layar.

Ketiganya sudah tereliminasi, namun masih mendukung teman sekolahnya yang masuk final sekaligus mengasah kemampuannya.

"Kami mendukung mereka, sambil belajar juga," kata Habibi. Kompetisi ini memang berlangsung sengit Sobat. Untuk menjadi juara, mereka yang bekerja secara tim harus melalui tahapan penyisihan hingga final. Ketiganya telah bertanding dengan puluhan tim dari sekolah-sekolah lainnya dengan mengerjakan 30 soal dalam waktu 2 jam.

Ditahap ini sebenarnya mereka bisa menggunakan kalkulator sebagai alat bantu menghitung, namun karena sebagian tim tidak membawa kalkulator akhirnya mereka berhitung dengan cara manual.

Festival UMB 9

Meski kemudian tak lolos ke final, mereka tetap semangat berkompetisi, seperti semboyan Festival UMB 9, Semangat Bhinneka Tunggal Ika dan Semangat Diversity.

"Dengan melibatkan 150 sekolah se-Jabodetabek, maka pantaslah disebut semangat diversity, apalagi program lombanya pun beragam," kata Irmulansati, Ketua Festival UMB 9 sekaligus dosen Fakultas Komunikasi Universitas Mercu Buana.

Ya, Sobat Medi, selain kompetisi matematika, ada pula lomba mewarnai untuk usia SD serta lomba olahraga, kejuaraan seni serta workshop untuk tingkat SMP dan SMA.

Nah sobat, di final juga ada babak lempar dan rebutan.

"Dalam babak lempar, setiap tim diberi amplop berisi 10 soal, jika soal tersebut tidak bisa dijawab dalam satu menit atau salah, maka dilempar dan menambah 100 poin bagi tim yang berhasil menjawab," kata Suhaeri, panitia Festival UMB 9.

Lempar dan rebutan

Ketegangan pun mulai terasa saat setiap tim memiliki poin yang seimbang dan saling menyusul.

Mereka terus menghitung meskipun soal itu untuk tim yang lain, mereka berstategi agar bisa menjawab jika sewaktu-waktu soalnya dilempar ke timnya.

Apalagi dalam babak rebutan, mereka dituntut menyelesaikan soal secepatnya sebelum tim lain menjawab. Namun, jika salah, poinnya akan dikurangi 25 loh sobat. "Ya, kami membagi tugas. Dalam babak sebelumnya aku mengerjakan beberapa soal berbeda dari teman satu tim, biar cepat selesai. Jika bingung, kami mengerjakannya bareng-bareng," kata Tegar, kelas 5, SDN 06 Meruya, yang diwawancari sebelum babak final.

Dalam kompetisi ini SD Kartika X-4 berhasil menjadi juara pertama nih sobat. "Senang banget dapat juara 1, enggak nyangka ternyata kami bisa," kata Nadine seusai pengumuman pemenang.

Sementara itu, juara 2 diraih SD Negeri Petir 1, juara 3 diraih SD Negeri Meruya 06, dan harapan 1 oleh SD Negeri Meruya 08.

Lomba mewarnai

Tak hanya kompetisi matematika, ternyata ada 80 anak dari 11 sekolah lainnya yang mengikuti lomba mewarnai di hari yang sama.

Sesuai namanya, peserta yang ikut harus mewarnai objek gambar dengan tema yang pahlawan. Dengan berbekal meja belajar dan lap itu mereka serius mewarnai kertas menggunakan krayon 12 warna.

Beragam teknik pun bisa dipakai loh, misalnya gradasi atau percampuran warna.

"Karena pakai krayon yang 12 warna saja, saya harus menggabungkan 2 warna agar menjadi warna baru lagi," kata Nailanur, kelas 3 Madrasah Ibtidaiyah Negeri 09 Petukangan. Alhasil warna gambarnya pun terlihat hidup dan nyata loh sobat.

Hal itu pun menjadi salah satu penilaian dari juri loh. "Selain teknik pewarnaan, yang dinilai lainnya pun ialah komposisi warna, variasi warna yang beragam dan colorfull hingga kerapihan dan kebersihannya," kata Haryanto, juri lomba mewarnai.

Oleh karena itu, beberapa peserta menggunakan lap seperti sapu tangan atau tisu untuk membersihkan remah-remah krayon, sedangkan untuk gambar yang salah pewarnaan tidak bisa dihapus kembali ya sobat, jadi harus-hati pula. Sebelum menyerahkan hasil warna kepada juri, biasanya para peserta akan menebalkan garis hitam untuk menegaskan gambar sebagai finishing.

Selama 1 jam berkompetisi, Nailanur berhasil menjadi pemenang pertama, disusul Meidi Nazma dari ASDN Sukasari juara 2, Nova Rizka dari SD Karika x-4 juara 3, dan Tress Hanan Azkia dari SD Kartika v-4 harapan 1, Izzico SD Kartika X4 harapan 2, dan Ammanra Yuhanala SD Al-Bayan harapan 3.

Sebagai hadiah, para pemenang juara 1 hingga juara 3 dari semua jenis lomba ini akan diajak liburan ke Jungle Land, 29 November 2016 sekaligus penutupan Festival UMB 9. Wah asyik ya?

Selamat ya teman!

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More