Belajar Kapan pun di Mana Pun

Penulis: Michelle Maverick Reporter Cilik Media Anak Indonesia 2015 Siswa Kelas 5 Homeschooling Primagama Pada: Minggu, 27 Nov 2016, 02:20 WIB MI Anak
Belajar Kapan pun di Mana Pun

Reporter Cilik Media Anak Indonesia 2015 Siswa Kelas 5 Homeschooling Primagama HAI, namaku Michelle Maverick. Sebentar lagi aku akan berulang tahun ke-11 pada 5 Desember nanti. Hobi aku banyak sekali, sepak bola, menggambar, pantomim, menari, dan lainnya. Aku kelas lima di Cambridge Homeschooling Primagama. Nah, aku mau berbagi cerita nih soal serunya sistem belajar di rumah yang sekarang aku jalani.

Aku belajarnya via Skype dan video call karena guru aku berada di Yogyakarta, sedangkan aku tinggal di Jakarta. Aku tetap mengenal wajah lima guruku dengan baik, lo. Ada lima pelajaran yang aku pelajari, yaitu bahasa Inggris, bahasa Indonesia, Matematika, Sains, dan Ilmu Sosial. Tiap-tiap pelajaran diasuh guru berbeda.

Tetap banyak teman
Banyak teman aku yang bertanya, “Jadi, kamu tidak punya teman, kalau homeschooling?” Aku pasti menjawab setiap anak pasti punya teman di mana saja, tidak hanya teman dari sekolah. Aku punya teman banyak dari berbagai latar belakang karena aku sering ikut kompetisi dan masuk karantina. Dengan begitu, aku jadi kenal banyak teman dari seluruh Indonesia.

Selain itu, aku punya banyak teman di sekitar rumah, dari sekolah lama karena awalnya aku sekolah formal, kawan les dan teman-teman dari temanku. Banyak ya! Intinya nih, menurutku, kalau kita selalu banyak bermain dan bergaul, pasti teman kita akan bertambah dari mana saja.

Sepekan tiga kali
Jadwal belajarku berbeda dengan teman-teman yang pergi ke sekolah formal. Belajar melalui Skype 2 jam, aku memilih sendiri hari dan jam belajarnya. Seminggu aku hanya belajar selama tiga hari, yaitu Selasa, Rabu, dan Kamis. Selain hari itu, aku mengikuti les karate, robotik, matematika, bahasa Inggris, iqra, menggambar, panahan, dan pencak silat. Jadi, aku tetap punya banyak kegiatan!

Kalau aku harus mengikuti kompetisi atau ada kegiatan pada hari yang sama dengan jadwal belajarku, aku bisa mengganti jadwal belajar dengan guruku di lain hari dan waktu. Senang deh bisa belajar di rumah. Aku dapat belajar dengan berbaring, makan atau minum, sambil latihan bermain sulap dan tentunya tidak harus berseragam. Aku juga tidak harus bangun subuhsubuh seperti saat di sekolahku yang lama. Sekarang, aku bisa belajar di mana saja, kapan saja, dan suasana belajar sesuai dengan kesukaan aku.

Berbagai keuntungan
Dengan belajar di rumah, aku bisa menyelesaikan buku pelajaran dengan cepat karena proses pembelajaran lebih banyak dilakukan lisan, dengan satu murid dibimbing satu guru. Aku pun tidak perlu mengumpulkan buku pelajaran. Belajarnya pun tidak hanya melalui buku pelajaran dari lembaga homeschooling. Aku bebas belajar dari internet supaya wawasan lebih luas lagi.

Selain di rumah, aku bisa belajar di kafe, museum, rumah teman, taman hiburan, dan banyak tempat lainnya. Aku sangat suka belajar tidak hanya melalui buku pelajaran, tetapi dari kehidupan nyata. Salah satunya ialah dengan mengikuti berbagai kegiatan dan kompetisi yang banyak diselenggarakan berbagai institusi dan perusahaan dan ditujukan untuk
anak-anak.

Ikut kegiatan dan kompetisi
Aku pernah mengikuti kegiatan Duta Cilik Fifa World Cup 2014, belajar tentang dunia sepak bola di kelas dan di lapangan. Aku pun pernah mengikuti kegiatan Reporter Cilik Media Indonesia 2015. Aku belajar bagaimana mewawancarai seseorang dan menulis laporan sebagai seorang reporter. Bersama para fi nalis lainnya, aku pernah mewawancarai Presiden Joko Widodo beserta para Menteri Kabinet Kerja.

Selain itu, aku pernah
mengikuti Pertualangan Taro Rangers Camp 2016, belajar berbagai keterampilan di alam. Terakhir, aku baru saja mengikuti Kidzania Kongrezz 2016- 2018. Aku belajar bagaimana menjadi pemimpin negara dan membuat peraturan dan undang-undang negara hingga mengunjungi Gedung DPR/MPR dan beberapa kementerian untuk mewawancarai serta belajar melaksanakan tugas sebagai komisi negara Kidzania.

Kegiatan-kegiatan di luar akademik itu membuahkan ilmu, pengetahuan, wawasan, pengalaman, dan teman. Minat, bakat, kemampuan, dan kepribadianku terus berkembang. Tak kalah pentingnya, dengan belajar di rumah yang waktunya sangat fleksibel, aku jadi lebih sering berada dekat mama dan papa, sekaligus lebih mandiri, kreatif dan punya waktu bermain lebih banyak. Ya, karena aku pernah merasakan bersekolah formal yang setiap hari berangkat pukul 06.00 dan pulang pukul 15.00, kemudian langsung les sehingga waktu bermainku hanya sedikit. Seru kan! (M-1)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

WAKIL Ketua DPR Fahri Hamzah memastikan tak mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Dia mengaku ingin fokus membenahi PKS yang menurutnya sedang berada di titik nadir lantaran banyak memecat kader tanpa prosedur. Apa Anda setuju dengan sikap Fahri ini?





Berita Populer

Read More