Ubud Hotels Association Gelar Table Top ke-3

Penulis: Administrator Pada: Jumat, 25 Nov 2016, 16:01 WIB Advertorial
Ubud Hotels Association Gelar Table Top ke-3

Ilustrasi

UBUD Hotel Association (UHA) menggelar Table Top untuk ketiga kalinya di Royal Pitamaha Resort, Ubud, Bali, pada hari ini, Jumat (25/11). Kegiatan yang diadakan setiap dua tahun sekali itu merupakan rangkain dari hari jadi Ubud Hotels Association.

Sejumlah stakeholder atau para pelaku pariwisata, khusunya yang bergerak di bidang biro perjalanan atau travel agent dari Indonesia, dan beberapa negara Asia lainya, seperti Singapura, Thailand, Malaysia, Filipina, India dan Australia turut hadir dalam acara tersebut.

"Acara ini diharapkan dapat menghasilkan transaksi yang signifikan sehingga Ubud dapat makin banyak dikunjungi wisatawan baik lokal maupun International," ungkap , Chairman UHA Table Top, Otto Yoga, di Ubud, Jumat (25/11).

Acara dibuka oleh Bupati Gianyar, Anak Agung Bharata, yang kemudian dilanjutkan dengan table top session. Usai acara table top, para tamu beranjak menuju Bale Udang untuk mengikuti acara cocktail dan farewell dinner.

Ubud Hotel Association merupakan perhimpunan hotel, resor dan vila yang ada di kawasan wisata Ubud. Misi utama dari UHA ialah menyuarakan Ubud sebagai salah satu tujuan wisata di Bali dalam satu wadah. Seni dan budaya menjadi fokus utama sebagai keunggulan destinasi Ubud.

UHA merupakan asosiasi non-profit, organisasi non-pemerintah yang kini sudah memiliki lebih dari 60 anggota mulai dari hotel melati hingga hotel berbintang dengan penekanan pada pelestarian nilai budaya lokal yang menjamin pertumbuhan pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Gianyar. (Adv)

Berita Terkini

Read More

Poling

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy meminta sekolah untuk melakukan pengecekan surat keterangan tidak mampu (SKTM) dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB). Hal itu dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan SKTM agar diterima di sekolah negeri. Pasalnya, dalam Permendikbud 14/2018 tentang PPDB disebutkan kuota minimal untuk siswa tidak mampu sebanyak 20%. Apakah Anda setuju pihak sekolah harus melakukan pengecekan dan tidak langsung menerima begitu saja SKTM tanpa verifikasi ke lapangan?





Berita Populer

Read More